Tawas untuk Kulit: Apakah Aman untuk Rutinitas Perawatan Kulit Anda? Simak Penjelasannya

Sukoharjonews.com – Tawas atau Fitkari dikenal karena sifat astringennya dan manfaat lainnya untuk kulit. Kami akan memberi tahu Anda apakah Anda harus menggunakan tawas untuk kulit atau tidak.

Tawas atau Fitkari adalah garam alami yang biasanya terbuat dari kalium tawas. Sering tersedia dalam bentuk kristal, zat yang tidak berwarna atau putih ini populer di kalangan penggemar deodoran alami. Beberapa pria juga menggunakannya setelah bercukur karena dapat membantu menghilangkan benjolan akibat pisau cukur, pendarahan ringan, dan peradangan.

Dikutip dari Healthshots, Rabu (24/9/2025), wanita juga dapat menggunakannya! Tawas dapat mengencangkan dan mengecilkan jaringan kulit, yang pada gilirannya dapat membantu mengurangi tampilan pori-pori. Sifat antiseptik alaminya juga dapat membantu mengatasi jerawat. Baca terus untuk mengetahui lebih lanjut tentang manfaat tawas untuk kulit, dan cara menggunakan Fitkari untuk perawatan kulit.

Apa itu tawas?
Tawas mengacu pada sekelompok senyawa kimia yang merupakan kombinasi sulfat aluminium dan logam lain, biasanya kalium atau natrium, jelas dokter kulit Dr. Aparajita Lamba. Secara sederhana, tawas adalah sejenis garam.

Apa manfaat tawas untuk kulit?
Ada banyak manfaat tawas, dan tawas dapat bermanfaat bagi kulit Anda karena alasan berikut:

1. Sifat astringen
Tawas, yang secara kimia dikenal sebagai kalium tawas atau aluminium kalium sulfat, menunjukkan sifat astringen ketika dioleskan ke kulit. Astringen bekerja dengan menyebabkan protein dalam sel-sel kulit menggumpal, yang menyebabkan efek penyusutan pada jaringan kulit, kata ahli tersebut. Tindakan pengencangan ini membantu mengurangi tampilan pori-pori dan juga dapat mengontrol minyak berlebih pada kulit. Dengan mengencangkan kulit, tawas dapat memberikan tampilan yang lebih halus dan matte, menjadikannya pilihan populer dalam produk perawatan kulit yang bertujuan untuk mengontrol kulit berminyak dan meminimalkan ukuran pori-pori.

2. Dapat mencegah jerawat
Saat dioleskan, tawas dapat membantu mencegah infeksi pada luka kecil, goresan, dan luka lainnya dengan membunuh bakteri yang mungkin menyebabkan infeksi. Sifat antiseptik ini juga menjadikan tawas bermanfaat bagi kulit yang rentan berjerawat, karena dapat membantu mengurangi bakteri penyebab jerawat. Sifat antiseptiknya menjadikannya tambahan yang bermanfaat untuk rutinitas perawatan kulit yang bertujuan menjaga kulit tetap bersih dan sehat.

3. Efek Deodoran
Salah satu kegunaan tawas yang menonjol adalah sebagai deodoran alami. Tawas memiliki efek antimikroba yang sangat baik terhadap bakteri penyebab bau badan sehingga dapat digunakan langsung melalui aplikasi topikal atau sebagai bahan aktif dalam deodoran, menurut sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Health Sciences. Tawas bekerja dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab bau pada kulit, terutama di area yang rentan berkeringat seperti ketiak. Bakteri ini berperan dalam memecah keringat menjadi senyawa yang menghasilkan bau tidak sedap. Tawas, ketika dioleskan ke kulit, menciptakan lingkungan yang kurang mendukung pertumbuhan bakteri, sehingga membantu mengurangi bau badan.

4. Eksfoliasi
Tawas dapat membantu eksfoliasi, yaitu proses pengangkatan sel kulit mati dari permukaan kulit. Meskipun tawas sendiri bukan eksfolian tradisional seperti scrub atau peeling, tawas memiliki sifat abrasif ringan yang dapat membantu melonggarkan dan mengangkat sel kulit mati saat digunakan dalam produk perawatan kulit. Eksfoliasi lembut ini menghasilkan kulit yang lebih halus dan bercahaya dengan memperlihatkan kulit yang lebih segar di bawahnya, kata Dr. Lamba.

5. Mengencangkan Kulit
Tawas memiliki kemampuan untuk mengencangkan kulit sementara saat dioleskan. Efek pengencangan ini disebabkan oleh sifat astringennya, yang menyebabkan kulit berkontraksi dan tampak lebih kencang. Meskipun efeknya bersifat sementara dan terutama untuk kosmetik, tawas dapat memberikan kulit penampilan yang lebih muda dan kencang, yang bermanfaat untuk mengurangi munculnya garis-garis halus dan kerutan.

Bagaimana cara menggunakan tawas untuk kulit?
Setiap kali Anda menggunakan tawas untuk wajah, encerkan dengan air, karena dapat bersifat keras jika dioleskan langsung. Berikut beberapa cara menggunakan tawas:

– Anda dapat langsung mengoleskan tawas basah ke tubuh Anda
– Untuk wajah, Anda dapat mencampurnya dengan air mawar dan membuat pasta tipis
– Tawas juga dapat dilarutkan dalam air dan digunakan sebagai toner alami

Apa efek samping tawas untuk kulit?
Jika Anda memiliki kulit sensitif atau kering, gunakan tawas seminggu sekali. Untuk kulit berminyak, Anda dapat menggunakannya 2 hingga 3 kali seminggu, kata ahli. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan efek samping seperti:

– Iritasi kulit
– Kemerahan
– Sensasi terbakar, terutama saat dioleskan.

Tawas dapat dikombinasikan dengan tabir surya, pelembap, dan bahan penenang seperti niasinamida dan asam hialuronat. Selain itu, karena sifatnya yang sedikit mengelupas, hindari pengelupasan atau scrub jika Anda menggunakan tawas.

Tawas dapat membantu mengurangi tampilan pori-pori dan membantu penderita jerawat. Namun, jangan terlalu sering menggunakannya, karena dapat menyebabkan iritasi kulit. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar