Target Operasional 2026, Progres Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta Segmen Prambanan–Purwomartani Berjalan Sesuai Target

Jasa Marga pastikan pembangunan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani sesuai jadwal. Ditargetkan beroperasi tahun 2026. (Foto: Dok. Jasa Marga)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Konstruksi proyek pembangunan jalan Tol Solo-Yogyakarta segmen Prambanan-Purwomartani berjalan sesuai rencana dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Rivan Achmad Purwantono saat meninjau proyek tol tersebut.

Rivan menegaskan Jasa Marga optimis terhadap kelancaran pembangunan Segmen Prambanan–Purwomartani. Ia berharap kehadiran jalan tol ini dapat memberikan dampak positif bagi warga di sekitarnya.

“Harapan kami, pada tahun 2026 proyek jalan tol Jogja-Solo sudah dapat digunakan oleh masyarakat sampai dengan Gerbang Tol (GT) Kalasan.”

“Dengan konektivitas yang semakin terintegrasi, kedepannya pengembangan distribusi logistik, industri kreatif, dan potensi pariwisata di koridor Jalan Tol Jogja-Solo akan semakin hidup,” terang Rivan, dikutip dari laman KabarBUMN, Rabu (17/7/2025).

Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Solo (JMJ), Rudy Hardiansyah menambahkan Segmen Klaten–Prambanan telah resmi beroperasi, namun masih menunggu Surat Keputusan Tarif dari pemerintah. Ia juga memastikan bahwa seluruh tahapan pekerjaan tetap dijaga sesuai target yang ditetapkan.

“Hingga saat ini, progres pembebasan lahan Jalan Tol Jogja-Solo Segmen Prambanan-Purwomartani sudah mencapai 99,50%, sementara progres konstruksi mencapai 78,90%.”

“Kami akan terus memantau dan menjaga timeline konstruksi, sehingga target penyelesaian Segmen Prambanan–Purwomartani dapat selesai sesuai rencana,” tutup Rudy.

Disisi lain, untuk proyek Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 6 Simpang Susun (SS) Ambarawa-SS Bawen sepanjang 4,98 kilometer terus dikebut.

Proyek ini kini menunjukkan progres sebesar 75,47%. Proyek dipastikan berjalan lancar dan ditargetkan sudah bisa digunakan masyarakat pada tahun 2026.

Melalui berbagai proyek strategis ini, Jasa Marga berharap keberadaan jalan tol dapat menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi di Solo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Tengah.

Selain itu, pembangunan ini juga akan memperkuat jaringan jalan tol nasional yang tangguh dan berkelanjutan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar