Sukoharjonews.com – Suunto telah mengumumkan dua produk baru untuk pelari dan pengguna aktif: jam tangan lari lintas alam Suunto Race 2 dan headphone konduksi tulang Wing 2. Keduanya merupakan peningkatan dari versi sebelumnya, dengan fokus pada performa, kenyamanan, dan keamanan sekaligus menawarkan perangkat yang lebih baik untuk latihan dan penggunaan sehari-hari.
Jam tangan Suunto Race 2
Dikutip dari Gizmochina, Kamis(4/9/2025), Race 2 adalah jam tangan lari tercanggih dari Suunto hingga saat ini. Jam tangan ini dilengkapi layar LTPO 1,5 inci dengan resolusi 466 × 466, kecerahan puncak 2.000 nits, dan dukungan Always-On Display. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate turun menjadi 1 Hz untuk menghemat daya, sementara bezel yang lebih tipis meningkatkan visibilitas.
Jam tangan ini dirancang untuk daya tahan dengan baterai yang menawarkan pelacakan GPS hingga 55 jam dengan GNSS dual-band, 16 hari dengan pemantauan detak jantung berkelanjutan, atau 22 hari dengan pemantauan detak jantung nonaktif. Beratnya 57g tanpa tali dan 75g dengan tali, menjadikannya 6 persen lebih tipis dan ringan dibandingkan model sebelumnya.
Dibuat dengan bezel tahan aus, kaca kristal safir, dan pilihan baja tahan karat atau titanium, jam tangan ini dirancang untuk menghadapi kondisi sulit. Pilihan warna meliputi All Black, Feather Grey, Coral Orange, dan Wave Blue dalam baja tahan karat, sementara model titanium tersedia dalam Titanium Black dan Titanium Trail.
Jam tangan ini hadir dengan lebih dari 115 mode olahraga, termasuk lari, bersepeda, berenang, olahraga musim dingin, dan olahraga tim. Pengguna juga dapat membuat mode khusus dengan metrik pilihan mereka. Peta offline dapat diunduh untuk navigasi lengkap tanpa ponsel, beserta panduan pendakian yang menyediakan data elevasi waktu nyata dan dukungan kecepatan saat lari menanjak dan menurun.
Fitur-fitur Training Zone meliputi Skor Stres Latihan, Skor Pemulihan, pelacakan tidur dan HRV, serta pemantauan kebugaran jangka panjang melalui Beban Latihan Kumulatif, VO₂ Maks, dan ambang laktat. Sensor optik yang diperbarui memberikan data detak jantung yang lebih akurat, dengan pelacakan berkelanjutan dan peringatan detak jantung tinggi. Jam tangan ini mendukung lebih dari 300 aplikasi pihak ketiga seperti Strava, Adidas Running, MapMyRun, dan Runkeeper.
Suunto Wing 2: Headphone Konduksi Tulang
Headphone Wing 2 dirancang untuk pelari dan atlet luar ruangan yang ingin tetap waspada terhadap lingkungan sekitar sambil mendengarkan musik. Headphone ini menghasilkan bass yang lebih dalam dan suara yang lebih jernih dengan kebocoran yang berkurang berkat komponen logam yang ditingkatkan dan EQ yang dioptimalkan. Headphone ini dilengkapi mikrofon ganda, peredam bising panggilan AI, dan filter angin yang bekerja pada kecepatan hingga 30 km/jam.
Daya tahan baterainya mencapai 12 jam per pengisian daya dan 36 jam dengan power bank yang disertakan. Pengisian daya cepat menyediakan 1,5 jam pemutaran dalam 5 menit atau 3 jam dalam 10 menit. Konektivitasnya ditangani oleh Bluetooth 5.3. Headphone ini memiliki desain open-ear dengan cangkang yang lebih ramping dan ringan untuk kenyamanan dan stabilitas yang lebih baik. Tersedia dalam warna All Black dan Coral Orange.
Wing 2 juga dilengkapi lampu keselamatan LED dengan Mode Belok dan Rem serta Mode Sinkronisasi Irama untuk visibilitas di malam hari. Sensor gerak internal melacak mobilitas dan postur leher, memberikan pengingat ketika ketegangan terdeteksi. Kontrol berbasis gerakan memungkinkan pengguna untuk mengganti lagu, menyesuaikan volume, atau menjawab panggilan tanpa menyentuh headphone. Umpan balik suara real-time akan memberikan informasi terbaru kepada pelari selama latihan.
Harga dan Ketersediaan
Suunto Race 2 tersedia mulai 27 Agustus 2025, dengan harga USD499 atau Rp8,2 jutaan untuk edisi baja tahan karat dan USD599 atau Rp9,8 jutaan untuk edisi titanium. Wing 2 akan tersedia mulai September 2025 dengan harga USD179 atau Rp2,9 jutaan. (nano)
Tinggalkan Komentar