
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pemkab Sukoharjo meminta Satgas Penanganan Corona untuk aktif mendata pemudik yang datang di wilayah masing-masing. Hal itu terkait dengan program vaksinasi, jika pemudik belum vaksinasi booster, satgas diminta untuk mengarahkan pemudik ke fasilitas kesehatan terdekat dan mengikuti vaksinasi booster.
“Semua camat hingga kades dan lurah untuk mengaktifkan satgas corona di wilayah masing-masing memantau kedatangan pemudik,” ujar Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, Minggu (17/4/2022).
Dikatakan Etik, diperbolehkannya mudik lebaran tahun ini dipastikan akan digunakan masyarakat perantau untuk mudik. Pasalnya, sudah dua kali lebaran sebelumnya tidak diperbolehkan mudik oleh pemerintah pusat. Namun, pemerintah mensyaratkan harus vaksin booster jika ingin mudik.
Meski sudah disyaratkan, tidak menutup kemungkinan masyarakat yang belum vaksinasi tetap mudik lebaran. Untuk itu, Kabupaten Sukoharjo sebagai salah satu daerah tujuan mudik mempersiapkan diri dengan layanan vaksinasi booster untuk pemudik.
“Didata berapa yang datang, asal kedatangan dan status vaksinasinya. Kalau belum booster langsung diarahkan ke faskes terdekat untuk ikut vaksinasi booster,” ujar Etik.
Kepala Dinas Kesehatan yang juga Jubir Satgas Penanganan Corona Sukoharjo, Tri Tuti Rahayu, menyampaikan bahwa semua Puskesmas akan siap dengan vaksin booster untuk menyambut pemudik. Diharapkan, dengan kesiapan tersebut layanan vaksinasi untuk pemudik bisa berjalan dengan baik.
“Tidak hanya pemudik saja, layanan vaksinasi juga diberikan untuk warga Sukoharjo agar capaian vaksinasi terus naik,” ujarnya. (nano)



Facebook Comments