Sukoharjo Kembali Digelontor Bantuan Alsintan dan Kementan

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani saat menyerahkan bantuan alsintan dari Kementan, Kamis (22/1/2026).

Sukoharjonews.com – Kabupaten Sukoharjo kembali digelontor bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Kali ini, bantuan yang diberikan sebanyak 44 alsintan. Secara simbolis, bantuan alsintan tersebut diserahkan Bupati Etik Suryani kepada perwakilan Kelompok Tani (Klomtan), Kamis (22/1/2026).

Penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri pejabat Forkopimda dan juga Wakil Bupati, Eko Sapto Purnomo.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Sukoharjo, Bagas Windaryatno, menyampaikan, bantuan alsintan tersebut dalam upaya untuk mendorong petani agar melaksanakan percepatan tanam dengan memanfaatkan bantuan alsintan, mulai dari olah tanah sampai panen.

“Hal tersebut dalam upaya mendukung peningkatan produksi padi di Kabupaten Sukoharjo,” ujarnya.

Selain itu, ujarnya, bantuan alsintan juga bertujuan untuk percepatan tanam melalui bantuan alat dan mesin pertanian serta meningkatkan luas tanam padi.

Bantuan kali ini sebanyak 44 unit alsintan yang terdiri atas Traktor Roda Crawler 19 unit, Traktor Roda 4 sebanyak 15 unit, Traktor Roda 2 sebanyak 10 unit, drone sebanyak 7 unit, dan Combine Harvester tiga unit.

“Bantuan alsintan ini diberikan kepada Brigade Pertanian Dinas dan 28 Klomtan di 12 kecamatan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Etik Suryani menyatakan dukungan mekanisasi pertanian merupakan upaya komprehensif untuk memodernisasi sektor pertanian dengan menyediakan alsintan serta membangun infrastruktur pendukung dan kelembagaan untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, kualitas dan daya saing petani, didukung oleh kebijakan pemerintah, riset teknologi dan pelatihan bagi petani.

“Pertanian ke depan menuntut kita untuk lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Sebagai salah satu upaya mendukung mekanisasi dan modernisasi pertanian, Pemerintah melalui Kementerian Pertanian memberikan bantuan berupa alsintan untuk petani di Sukoharjo,” ujarnya.

Menurutnya, bantuan alsintan tersebut merupakan upaya nyata dalam mendukung modernisasi pertanian. Seperti traktor yang diharapkan dapat membantu mempercepat pengolahan lahan. Sementara combine harvester mampu meningkatkan efisiensi dan kualitas panen, mengurangi kehilangan hasil, serta menekan biaya produksi.

“Sedangkan drone pertanian memiliki peran strategis dalam membantu pemantauan kondisi tanaman, pemupukan, serta penyemprotan yang lebih tepat sasaran, efisien waktu, serta hemat biaya,” kata Bupati.

Bupati berharap bantuan tidak hanya dimanfaatkan dengan baik, tetapi juga dirawat dan dikelola secara bertanggung jawab. “Nanti dinas juga akan memberikan pelatihan operasional untuk drone, kalau alsintan lain sudah cukup familiar, kalau drone kan belum sehingga perlu pelatihan untuk operasional dan juga perawatannya,” tambah Bupati. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar