Sukoharjonews.com – Durian, juga disebut “raja buah-buahan”, adalah buah tropis. Ia memiliki buah durian berukuran besar yang dapat dimakan yang disebut daging buah durian. Sayangnya, durian mempunyai reputasi buruk karena baunya yang tidak sedap. Beberapa negara telah melarangnya karena baunya yang menyengat.
Namun teksturnya creamy dan rasanya manis. Durian penuh dengan nutrisi, mineral, vitamin, dan serat makanan. Karena itu, ia menawarkan banyak manfaat kesehatan bila dikonsumsi. Ini membantu mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, memperbaiki kulit dan rambut, meningkatkan kekebalan, dan mengatur kadar gula darah. Dikutip dari HealthifyMe, pada Senin (4/12/2023), berikut manfaat dan efek samping dari buah durian:
Manfaat Buah Durian
1. Mengurangi Risiko Kanker
Radikal bebas hadir dalam banyak makanan dan produk yang umum digunakan di zaman sekarang. Radikal bebas merupakan senyawa yang sangat reaktif yang dapat merusak sel dan DNA. Mereka bahkan menyebabkan mutasi pada DNA, yang menyebabkan banyak jenis kanker. Durian mengandung antioksidan dalam jumlah tinggi seperti polifenol. Antioksidan ini membantu menerangi radikal bebas dari tubuh. Sehingga, mengurangi risiko kanker.
Selain itu, durian mengandung flavonoid dan fenolik dalam jumlah tinggi. Senyawa ini telah menunjukkan aktivitas antikanker. Hasilnya, mereka menghentikan pertumbuhan dan penyebaran sel kanker di dalam tubuh. Sebuah penelitian menunjukkan potensi ekstrak durian dalam menghancurkan sel kanker payudara. Mereka berfungsi dengan menghentikan siklus sel dalam sel kanker dan menyebabkan kematiannya.
2. Mengatur Gula Darah
Durian memiliki indeks glikemik yang rendah. Oleh karena itu, setelah makan durian, kadar glukosa darah tidak cepat meningkat. Hasilnya, hal ini bermanfaat bagi penderita diabetes untuk mengatur kadar gula darahnya.
Selain itu, tingginya jumlah serat makanan dalam durian membantu memperlambat pencernaan karbohidrat. Serat menumpuk di usus dan menghalangi penyerapan karbohidrat dan gula. Dengan demikian, mencegah lonjakan kadar gula darah.
Sebuah penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar insulin setelah konsumsi durian. Insulin adalah hormon yang disekresikan oleh pankreas. Ini membantu dalam menjaga kadar glukosa darah. Jika terjadi penurunan insulin, kadar glukosa tetap tinggi. Namun hal ini mungkin saja menimbulkan berbagai gangguan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, konsumsi durian dapat membantu meningkatkan metabolisme glukosa dalam tubuh.
3. Meningkatkan Pencernaan
Durian mengandung banyak serat makanan, baik yang larut maupun tidak larut. Hasilnya, ini membantu pencernaan lebih baik dan meningkatkan kesehatan usus.
Mengonsumsi serat makanan membuat Anda merasa kenyang dan kenyang. Selanjutnya, hal ini dapat mencegah makan berlebihan dan meningkatkan interval waktu antar waktu makan. Selain itu, serat makanan meningkatkan kesehatan usus. Karena khasiat tersebut, makanan kaya serat dapat mencegah masalah perut seperti sembelit, gas, kembung, dan perut kembung.
4. Meningkatkan Imunitas
100g durian memenuhi 24% dari asupan harian Vitamin C yang direkomendasikan. Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kekebalan Anda. Salah satu sel kekebalan terpenting dalam tubuh kita adalah sel darah putih (WBC). Mereka melindungi tubuh kita dengan membunuh patogen asing yang masuk. Studi menunjukkan bahwa vitamin C membantu sel darah putih berfungsi lebih baik. Oleh karena itu, dengan mengonsumsi Vitamin C setiap hari, Anda membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh.
5. Meningkatkan Suasana Hati
Suasana hati kita adalah fungsi keseimbangan neurotransmiter dan hormon otak. Beberapa makanan, seperti durian, membantu meningkatkan kadar neurotransmiter yang meningkatkan mood.
Durian mengandung asam amino triptofan. Menariknya, Triptofan juga dapat membantu memproduksi neurotransmitter serotonin. Serotonin membantu menciptakan perasaan bahagia, tenang, dan rileks.
Efek Samping Mengkonsumsi Durian
1. Gangguan Perut
Durian yang dimakan berlebihan dapat menyebabkan masalah usus seperti kembung, gas, perut kembung, dan sembelit. Oleh karena itu, asupan durian harian yang dianjurkan adalah dua porsi buah atau empat buah durian.
2. Memperburuk Penyakit Ginjal
Orang dengan gangguan ginjal atau orang yang menjalani cuci darah tidak boleh makan durian. Penelitian menunjukkan bahwa kelebihan asupan durian meningkatkan kadar potasium. Ginjal yang sakit tidak mampu menyaring potasium dalam jumlah tinggi. Oleh karena itu, dapat menumpuk di dalam tubuh dan menimbulkan berbagai gangguan.
3. Interaksi Obat
Penderita diabetes sebaiknya tidak makan durian secara teratur. Hal ini dapat mengganggu pengobatan diabetes dan membuatnya tidak efektif. Selain itu, jangan gabungkan durian dengan alkohol. Akibatnya dapat menyebabkan muntah-muntah, sakit kepala, dan reaksi lain yang tidak diinginkan pada tubuh.
Durian adalah buah tropis yang ditemukan di Asia Tenggara. Itu penuh dengan nutrisi, mineral, vitamin, dan antioksidan. Rasanya manis tapi berbau busuk yang terkadang bisa membuat orang kesal. Namun, ia menawarkan beberapa manfaat kesehatan jika dimakan. Ia juga memiliki jumlah serat makanan yang tinggi.
Semua khasiat tersebut menjadikan durian bermanfaat bagi kesehatan. Makan durian mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung, meningkatkan kesehatan kulit dan rambut, serta mengatur kadar gula darah. Selain itu, rasanya juga manis dan bisa dimakan sebagai hidangan penutup. Oleh karena itu, memasukkan durian ke dalam makanan Anda terbukti bermanfaat bagi kesehatan.(patrisia argi)
Tinggalkan Komentar