StarTech Meluncurkan Dock USB4 Tanpa Driver Pertama di Dunia untuk Layar Ganda Mac

StarTech Dock USB4. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – StarTech.com telah memperkenalkan stasiun docking USB4 baru yang dirancang untuk menyederhanakan konektivitas di berbagai platform. Diumumkan pada 30 April 2026, Stasiun Docking USB4 Dual 4K Tanpa Driver (208N-USB4-DOCK) bekerja dengan lancar dengan perangkat macOS, Windows, dan Linux. Ini diposisikan sebagai solusi pertama di industri yang memungkinkan dukungan layar ganda asli pada MacBook tanpa memerlukan driver atau perangkat lunak tambahan, sehingga sangat berguna untuk lingkungan perangkat campuran.

Inovasi Utama
Dilansir dari Gizmochina, Senin (11/5/2026), fitur unggulan dari dock ini adalah kemampuannya untuk mendukung layar ganda pada MacBook melalui USB4 tanpa driver apa pun. Ini mengatasi keterbatasan yang sudah lama ada di mana pengguna Mac sering membutuhkan dock Thunderbolt yang mahal untuk pengaturan multi-layar. Dock ini menghadirkan performa yang hampir setara dengan Thunderbolt dan kompatibel dengan model MacBook terbaru, termasuk perangkat M3, M4, dan M5, memastikan penggunaan yang lebih luas bagi para profesional.

Performa dan Konektivitas
Dock ini menggunakan koneksi USB-C tunggal dengan bandwidth 40Gbps dan mendukung Power Delivery hingga 100W untuk pengisian daya. Dock ini mencakup berbagai port seperti beberapa port USB-A dan USB-C, port Ethernet 2,5Gb, dan output DisplayPort 1.4 ganda. Dock ini dapat menggerakkan hingga dua layar secara bersamaan, mendukung resolusi hingga 6K pada 60Hz dalam mode ganda atau 8K pada 60Hz untuk satu layar. Dukungan refresh rate tinggi seperti 4K pada 144Hz juga tersedia pada sistem yang kompatibel.

Desain yang Berfokus pada Perusahaan
Dibuat dengan mempertimbangkan penggunaan perusahaan, dock ini menghilangkan kebutuhan akan instalasi perangkat lunak, mengurangi waktu penerapan dan masalah dukungan. Perangkat ini juga dilengkapi kabel USB-C pengunci sekrup yang membantu mencegah pemutusan sambungan yang tidak disengaja, sehingga cocok untuk ruang kerja bersama dan lingkungan yang dikelola TI.

Ketersediaan dan Harga
Stasiun docking ini dihargai USD143,99 atau Rp2,4 jutaan dan tersedia melalui saluran ritel dan distribusi utama. Perangkat ini menawarkan alternatif yang hemat biaya dan efisien dibandingkan solusi docking tradisional, terutama untuk organisasi yang mengelola ekosistem perangkat yang beragam. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar