Sukoharjonews.com – Pada Kongres Rakyat Nasional China 2025, seekor anjing robot mini bernama Sparky menarik perhatian dengan desainnya yang ringkas, gerakan yang luwes, dan interaksi yang cerdas. Dikembangkan oleh Hengbot, Sparky bukan sekadar robot berkaki empat biasa, melainkan pendamping yang dapat disesuaikan dan sangat ringan yang dibuat untuk hiburan dan pengembangan.
Dikutip dari Gizmochina, Minggu (9/3/2025), perusahaan tersebut telah mengonfirmasi bahwa Sparky akan diluncurkan sekitar bulan Mei atau Juni, membuka kategori baru hewan peliharaan robot yang ramah desktop.
Anjing Robot Desktop Mungil dengan Fitur-fitur Besar
Robot Sparky
Tidak seperti anjing robot yang lebih besar dan berfokus pada industri dari perusahaan-perusahaan seperti Boston Dynamics dan Xiaomi, Sparky hanya berbobot 850 gram, membuatnya cukup kecil untuk diletakkan di telapak tangan Anda. Ia memiliki 14 derajat kebebasan, yang memungkinkan gerakan yang sangat luwes, termasuk berjalan, melompat, dan bahkan menari.
Hengbot merancang Sparky dengan struktur penghubung bionik, yang berarti kakinya meniru gerakan alami sambil memberikan efisiensi mekanis. Pengguna dapat meningkatkan sistem daya, menukar unit aktuatornya seperti halnya meningkatkan motor pada mobil RC berperforma tinggi. Selain itu, cangkangnya yang dapat disesuaikan memungkinkan pemilik mempersonalisasi estetika bot, mirip dengan menukar casing ponsel.
Sparky bukan hanya tentang gerakan, tetapi tentang keterlibatan. Robot ini dapat memahami dan menanggapi perintah, dengan dukungan untuk beberapa metode kontrol, termasuk aplikasi khusus, pengendali jarak jauh, dan bahkan antarmuka AR/VR. Robot ini dilengkapi dengan mikrofon internal dan sistem simulasi kamera yang memungkinkannya mengenali dan bereaksi terhadap lingkungan sekitarnya, meskipun efek kamera panel depan murni animasi.
Robot ini juga dilengkapi dengan mode pengajaran drag-and-drop, yang memungkinkan pengguna membuat urutan gerakan tanpa keterampilan pengkodean apa pun. Dengan merekam dalam perangkat lunak dan secara fisik mendemonstrasikan suatu tindakan, mereka dapat memprogram Sparky untuk meniru tugas, mulai dari trik dasar hingga rutinitas tarian yang rumit.
Dari segi spesifikasi, Sparky dilengkapi dengan sensor sentuh di kepalanya, layar tampilan, kamera, speaker, slot kartu SD, port USB, dan tombol telinga untuk kontrol tambahan dan opsi penyesuaian.
Dengan dimensi 250×130×250mm, tetap ringkas sekaligus menawarkan kapasitas beban maksimum 300g. Beroperasi secara efisien dalam suhu berkisar 10-30°C, memberikan waktu pengoperasian lebih dari 45 menit, dan bergerak dengan kecepatan tertinggi 0,4m/s.
Sparky berjalan di Linux dan mendukung pemrograman C, C++, dan Python, menjadikannya platform yang sangat baik bagi para pengembang. Menggunakan antarmuka daya PD30W, memastikan pengisian daya yang efisien dan andal untuk pengoperasian yang lebih lama.
Sebelum dipasarkan secara umum, Sparky akan memulai debutnya di Kickstarter, dengan kisaran harga yang diproyeksikan sebesar USD500 hingga USD600 atau Rp8,2 jutaan hingga Rp9,9 jutaan. Setelah fase penggalangan dana, akan tersedia di platform seperti Amazon, yang melayani penggemar teknologi, penghobi, dan pengembang AI yang mencari platform interaktif. (nano)
Tinggalkan Komentar