Sukoharjonews.com – Startup China Naxeon berencana merilis sepeda mini listrik e-moto I AM yang dipamerkan pada ECMA 2023. Evolusi solusi mobilitas listrik cukup dramatis selama bertahun-tahun. Naxeon terus membangun model inovatif dan I AM e-moto termasuk dalam kategori ini.
Dilansir dari Gizmochina, Rabu (20/12/2023), Naxeon I AM adalah sepeda listrik dengan nama abstrak yang berfokus pada individualitas. Ini menawarkan pengalaman yang efisien dan menarik bagi para komuter perkotaan. Ini adalah sepeda listrik dengan performa tinggi yang cukup cepat untuk sepeda komuter perkotaan.
Gaya indah dari I AM e-moto mengikuti sebagian desain sepeda mini Honda Grom. Ini adalah model ramping dan futuristik yang tampak seperti bagian dari film fiksi ilmiah. Naxeon dibentuk pada tahun 2021 dan telah bermitra dengan E-Quilibrium untuk menembus pasar Eropa. Naxeon mengatakan penambahan I AM ke pasar Eropa hadir dengan sentuhan futurisme.
I AM e-moto memiliki motor listrik yang mampu mencapai kecepatan tertinggi 120km/jam untuk sepedanya. Motor listrik diintegrasikan ke hub roda belakang sepeda, sedangkan baterainya merupakan unit semi-solid dengan kapasitas hingga 6,5kWh. Jangkauan e-moto I AM adalah antara 120km dan 182 km.
Sepeda ini juga dilengkapi dengan arsitektur pengisian cepat yang dapat mengisi daya dari 20% hingga 80% dalam 1,5 jam. Naxeon I AM pertama-tama akan berlabuh di Perancis dan Belgia, dengan perjanjian distribusi yang relevan sudah ada.
Harga & Ketersediaan
Naxeon berencana untuk segera meluncurkan I AM di Jerman, menurut laporan. Sepeda ini dibanderol dengan harga 7.400 Euro atau Rp125,6 jutaan dan keterjangkauannya merupakan alasan tambahan untuk tingginya permintaan. Unit paling awal dari e-moto Naxeon I AM akan tiba pada musim semi 2024. (nano)
Tinggalkan Komentar