
Sukoharjonews.com – Bersendawa adalah cara tubuh mengeluarkan udara berlebih dari saluran pencernaan bagian atas. Menurut ulasan tahun 2020, orang sehat bersendawa hingga 30 kali sehari. Namun, beberapa kondisi dapat menyebabkan Anda lebih sering bersendawa.
Kebanyakan sendawa disebabkan oleh menelan udara berlebih. Makan atau minum terlalu cepat, berbicara sambil makan, minum minuman berkarbonasi, mengunyah permen karet, merokok, dan mengalami serangan kecemasan (yang dapat menyebabkan hiperventilasi ) dapat menyebabkan sendawa berlebihan. Mengutip dari Verywell Health, pada Rabu (8/3/2023) berikut penyebab sendawa terus-memerus:
1. Gastritis
Peradangan pada lapisan perut Anda. Gastritis dapat disebabkan oleh banyak hal, termasuk infeksi, iritasi pada lapisan lambung oleh cairan pencernaan, atau konsumsi alkohol yang berlebihan.
2. Intoleransi laktosa
Orang yang kekurangan protein yang dibutuhkan untuk memecah laktosa (gula alami) dalam susu tidak dapat sepenuhnya mencerna makanan yang mengandung susu. Sebaliknya, laktosa memfermentasi di perut. Gas ekstra yang dihasilkannya dapat menyebabkan sendawa.
3. Infeksi Helicobacter pylori (H. pylori)
H. pylori adalah jenis bakteri yang menjadi penyebab utama tukak lambung dan gastritis kronis. Gejala infeksi H. pylori dapat berupa sakit perut, bersendawa, kembung, dan mual. Infeksi H. pylori dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker perut.
4. Penyakit ulkus peptikum
Ini adalah kondisi yang menyebabkan luka terbuka atau bisul di lapisan lambung atau duodenum (bagian pertama dari usus kecil). Gejalanya meliputi mulas, bersendawa, kembung, dan mual.
5. Acid reflux/gastroesophageal reflux disease (GERD)
Acid reflux, atau gastroesophageal reflux disease (GERD), kadang-kadang dapat menyebabkan sendawa berlebihan karena mendorong peningkatan menelan.
Apakah Bersendawa Berlebihan Merupakan Tanda Kanker?
Bersendawa dengan sendirinya bukanlah tanda kanker yang jelas, tetapi bisa menjadi gejala awal kanker pada sistem pencernaan. Misalnya, infeksi H. pylori menyebabkan peradangan kronis dan secara signifikan meningkatkan risiko penyakit tukak lambung dan kanker lambung. Infeksi H. pylori adalah faktor risiko terkuat yang diketahui untuk kanker lambung.
Sekitar 10% orang dengan H. pylori mengembangkan penyakit tukak lambung dan 1% -3% mengembangkan adenokarsinoma lambung (lambung). Sementara itu, H. pylori dapat disembuhkan. Perawatan biasanya mencakup beberapa obat, seperti antibiotik untuk membunuh bakteri dan obat yang membuat lambung memproduksi lebih sedikit asam.
Cara Mencegah Sendawa Berlebihan
Jika Anda sering bersendawa dan merasa tidak nyaman, memalukan, atau mengganggu, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mencoba mengurangi sendawa. Misalnya, makan perlahan dan hindari menelan udara saat Anda mengunyah. Berhenti merokok (saat Anda menghirup asap, Anda juga menelan udara). Hindari minuman berkarbonasi dan bir (yang melepaskan gas karbon dioksida), dan Jalan-jalan sebentar setelah makan. (cita septa)



Facebook Comments