
Sukoharjonews.com – Menopause secara resmi dimulai ketika Anda tidak mengalami menstruasi selama 12 bulan berturut-turut. Kadar hormon Anda secara alami menurun seiring dengan berakhirnya masa reproduksi Anda.
Dikutip dari Healthline, Rabu (30/7/2025), setelah Anda mencapai menopause, Anda tidak akan lagi berovulasi atau mengalami menstruasi. Ini berarti Anda tidak akan bisa hamil lagi. Orang-orang di Amerika Serikat umumnya mengalami menopause alami pada usia sekitar 51 tahun.
Apa saja tahapan menopause?
Menopause adalah proses bertahap. Biasanya membutuhkan waktu sekitar 7 tahun dari awal hingga akhir, tetapi dapat berlangsung hingga 14 tahun. Masa menjelang menopause disebut perimenopause. Biasanya dimulai pada pertengahan usia 40-an.
Kadar hormon Anda mulai berubah, menyebabkan menstruasi menjadi lebih tidak teratur. Perimenopause dapat berlangsung mulai dari beberapa bulan hingga beberapa tahun.
Menopause terjadi ketika 12 bulan atau lebih telah berlalu sejak periode menstruasi terakhir Anda. Meskipun banyak orang mengalami menopause di awal usia 50-an, transisi ini dapat terjadi lebih awal.
Menopause dini terjadi pada usia 40–45 tahun. Menopause dini terjadi sebelum usia 40 tahun.
Apa saja gejala menopause?
Pengalaman menopause setiap orang berbeda-beda. Beberapa orang mengalami gejala yang parah dan luas, sementara yang lain mungkin hampir tidak menyadari perubahannya.
Gejala fisik yang umum meliputi:
– perubahan ukuran atau bentuk payudara
– mata kering
– kemerahan pada wajah
– rambut rontok
– sakit kepala
– rasa panas (hot flashes)
– peningkatan rambut wajah atau tubuh (hirsutisme)
– peningkatan detak jantung (palpitasi)
– peningkatan frekuensi buang air kecil
– insomnia
– gatal
– nyeri otot atau sendi
– keringat malam
– nyeri saat berhubungan seks penetrasi (dispareunia)
– payudara nyeri atau nyeri tekan
– atrofi vulvovaginal, yang dapat menyebabkan miss V kering
– penambahan berat badan
Gejala mental dan emosional yang umum meliputi:
– kecemasan
– penurunan hasrat seksual (libido)
– depresi
– kesulitan berkonsentrasi (brain fog)
– mudah tersinggung
– kelelahan
– mudah lupa
– perubahan suasana hati yang tidak terduga
Perubahan fisik selama menopause dapat meningkatkan risiko:
– penyakit jantung
– osteoporosis
– inkontinensia urin
– infeksi saluran kemih (ISK)
– infeksi miss V
Mengapa menopause terjadi? Menopause adalah proses alami yang terjadi akibat perubahan kadar estrogen, progesteron, dan hormon lainnya seiring bertambahnya usia. Perubahan ini berkaitan dengan hilangnya folikel ovarium yang aktif. Struktur ini memproduksi dan melepaskan sel telur dari dinding ovarium.
Dalam beberapa kasus, menopause dapat dimulai lebih awal akibat:
– kemoterapi
– terapi hormon penegas gender
– cedera panggul
– terapi radiasi
– operasi
Bagaimana Anda tahu apakah Anda sedang mengalami menopause?
Jika Anda mengalami gejala yang tidak biasa dan tidak yakin apakah gejala tersebut berkaitan dengan menopause, buatlah janji temu dengan tenaga kesehatan profesional.
Mereka dapat meminta tes darah untuk memastikan kemungkinan menopause. Tes diagnostik PicoAMH Elisa dapat membantu menentukan apakah menopause telah dimulai.
Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi gejala menopause?
Jika gejala Anda menyebabkan ketidaknyamanan atau mengganggu kualitas hidup Anda, pertimbangkan untuk membuat janji temu dengan tenaga kesehatan profesional.
Mereka dapat menjawab pertanyaan apa pun dan merekomendasikan perawatan berdasarkan kebutuhan individu Anda. Tergantung pada gejala Anda, Anda mungkin merasa terbantu untuk menggunakan:
– antidepresan dan terapi obat oral lainnya untuk membantu mengatasi hot flashes
– terapi hormon topikal untuk membantu mencegah vaginitis atrofi
– pelembap miss V untuk membantu meredakan atau mencegah kekeringan vagina sehari-hari
– pelumas miss V saat masturbasi dan berhubungan seks untuk mencegah ketidaknyamanan
Pengobatan rumahan atau perubahan gaya hidup apa yang dapat membantu mengatasi gejala menopause?
Perubahan gaya hidup tertentu dapat membantu meningkatkan kesejahteraan Anda secara keseluruhan dan membantu dalam mengelola gejala.
Perawatan Pribadi
Menggunakan pelembap setiap hari dapat membantu mengatasi kekeringan. Hindari juga paparan sinar matahari yang berlebihan dan kosmetik serta produk pembersih yang keras, karena dapat mengeringkan kulit Anda.
Mengenakan pakaian longgar berlapis yang mudah dilepas atau dikenakan dapat membantu mengatasi hot flashes. Membawa kipas angin portabel dapat membantu mendinginkan Anda saat Anda merasa panas.
Pola makan dan nutrisi
Mendapatkan beragam nutrisi penting dalam makanan Anda sangatlah penting. Mengonsumsi makanan yang seimbang dapat meningkatkan kesejahteraan Anda secara keseluruhan.
Jika Anda tidak dapat meningkatkan asupan vitamin atau mineral penting dari makanan, konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional untuk menambahkan suplemen ke dalam rutinitas Anda.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asam lemak omega-3 dapat membantu mengurangi keringat malam. Kalsium, vitamin D, dan magnesium dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis.
Aktivitas fisik
Olahraga dapat membantu memperkuat tubuh Anda, meningkatkan kesehatan secara keseluruhan, dan mengelola berat badan. Pedoman saat ini merekomendasikan setidaknya 150 menit olahraga sedang dan dua sesi latihan ketahanan per minggu.
Kesehatan mental
Anda dapat mempertimbangkan untuk menerapkan latihan yoga atau meditasi untuk membantu mengelola stres. Mempelajari cara menggunakan pernapasan kotak atau teknik pernapasan lainnya juga dapat membantu mengelola emosi yang muncul sepanjang hari.
Penyalahgunaan zat terlarang
Jika Anda merokok, mungkin ini saat yang tepat untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan tersebut sepenuhnya. Mengambil langkah-langkah untuk menghindari paparan asap rokok juga dapat bermanfaat bagi kesehatan Anda secara keseluruhan.
Mengonsumsi alkohol juga dapat berdampak negatif pada gejala menopause. Usahakan untuk membatasi konsumsi alkohol tidak lebih dari satu gelas per hari. (nano)



Facebook Comments