Sukoharjonws.com (Jakarta) – Sepanjang Semester I 2025, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil menjaga kinerja solid meski kondisi pasar transportasi nasional penuh tantangan. Perseroan tercatat melayani 3,07 juta penumpang serta 3,98 juta kendaraan di seluruh Indonesia.
Angka tersebut tetap mencerminkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap layanan ASDP sebagai penghubung utama konektivitas maritim nasional, walau mengalami penurunan bila dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, menyebutkan pencapaian tersebut sebagai bukti daya tahan dan kemampuan adaptasi perusahaan.
“Kita tidak sekadar menjalankan bisnis seperti biasa, tetapi bergerak cepat dengan fokus pada Quick Wins. Semua lini harus bersinergi untuk menciptakan hasil nyata bagi perusahaan, masyarakat, dan negara,” terang Heru, dikutip dari laman KabarBUMN, Sabtu (13/9/2025).
Pada periode Januari hingga Juni 2025, ASDP membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 2,44 triliun dengan laba bersih Rp 298 miliar. Meski terjadi penyesuaian sekitar 4% pada pendapatan serta 9% pada volume kendaraan dibandingkan tahun sebelumnya, manajemen tetap berhasil menjaga profitabilitas dan arus kas tetap sehat.
Hal ini dicapai melalui langkah efisiensi serta penguatan layanan yang menyesuaikan kebutuhan pasar.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menekankan konsistensi kinerja pada Semester I-2025 menjadi pondasi kokoh untuk mempercepat pertumbuhan di paruh kedua tahun ini.
“ASDP tetap berkomitmen menjaga stabilitas bisnis sekaligus memperkuat fondasi perusahaan. Fokus kami adalah menghadirkan layanan prima, khususnya sektor logistik yang menjadi pilar utama kinerja perusahaan,” jelas Shelvy.
Upaya transformasi digital juga semakin diperkuat lewat platform pemesanan tiket online Ferizy yang kini tersedia di 49 pelabuhan. Dengan sistem ini, pengguna jasa dapat menikmati kemudahan reservasi yang lebih cepat, aman, serta transparan.
Selain digitalisasi, peningkatan infrastruktur turut menjadi prioritas utama. Perbaikan layanan di Pelabuhan Merak dan Bakauheni, termasuk pembangunan jembatan penghubung antara terminal eksekutif dan reguler, menghadirkan pengalaman perjalanan yang lebih efisien serta nyaman bagi masyarakat.
ASDP pun terus memperluas jangkauan dengan membuka delapan lintasan perintis baru yang menyasar wilayah strategis dan kawasan 3T. Kehadiran lintasan ini memperkuat peran ASDP dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan menciptakan pemerataan pembangunan.
Shelvy menambahkan, evaluasi rutin terus dilakukan guna memastikan peningkatan kualitas layanan. “Kami mendengarkan aspirasi pengguna jasa dan memastikan kualitas layanan terus ditingkatkan sesuai kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Menatap Semester II-2025, manajemen menitikberatkan pada percepatan strategi Quick Wins sebagai langkah pemulihan perusahaan yang lebih terukur, kolaboratif, dan berdampak nyata.
Dengan konsolidasi internal serta semangat eksekusi yang solid, ASDP optimistis dapat menutup tahun 2025 dengan hasil yang membanggakan sekaligus memberikan kontribusi berarti bagi perekonomian nasional. (nano)
Tinggalkan Komentar