Tak Berkategori  

Selain Tangkap Terduga Teroris, Densus 88 Juga Geledah Sejumlah Tempat

banner 468x60
Ilustrasi terduga teroris. (Kanaljabar.com)

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Aparat Densus 88 Antoteror Mabes Polri ternyata tidak hanya menangkap terduga teroris di Sukoharjo. Ternyata, aparat Densus juga melakukan penggeledahan sejumlah lokasi yang ditinggali terduga teroris yang ditangkap di daerah lain. Penggeledahan dilakukan di Dukuh Gondang RT 01/01, Desa Siwal, Baki dan juga di Dukuh Waringinrejo RT 01/19, Desa Cemani, Grogol. Penggeledahan dilakukan pada Senin (18/11) sore.



Penggeledahan di Siwal, Baki dilakukan di rumah kontrakan yang ditempati terduga teroris Bagus Kurniawan. Ketua RT 01 Dukuh Gondang, Mulyono mengatakan, Bagus Kurniawan telah mengontrak sejak satu setengah tahun yang lalu. Bagus tinggal bersama istri dan seorang anak yang masih berusia satu tahun. “Saya diminta petugas untuk mendampingi saat penggeledahan dilakukan. Dari hasil penggeledahan ditemukan dua buah Handphone mati, dus book, KK dan KTP. Bagus diketahui berprofesi sebagai penjual makanan ringan dan setiap pagi berjualan tenongan,” ujarnya.

Bagus sendiri diinfokan ditangkap di depan SDN Manang, Baki. Mulyono mengaku tidak menduga jika Bagus terlibat jaringan terorisme. Selama ini Bagus juga tidak pernah ikut pertemuan RT. Untuk penggeledahan di Waringinrejo, aparat menggeledah rumah kontrakan milik terduga teroris Muhammad Irfan. Dalam penggeledahan itu, petugas menyita puluhan barang yang merupakan atribut HTI, ISIS, CD jihad, dan juga replika senjata.

“Ada 55 jenis barang yang disita petugas. Saya saat penggedelahan diminta untuk ikut menyaksikan,” ujar
Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto, Selasa (19/11).

Hadi menuturkan, petugas juga menyita sebuah buku kecil yang bertuliskan tentang cara pembuatan bom. Ada juga sejumlah handphone rusak, katapel, dan juga replika senjata laras panjang serta senjata api rakitan.
Selama ini, ujar Hadi, M Irfan sendiri diketahui berjualan buku dan bendera keliling. Irfan sudah tinggal di Waringinrejo sejak lama karena menikahi perempuan yang merupakan warga kampung setempat. M Irfan tinggal bersama istri, kakak ipar, dan ibu mertua.

Informasi yang beredar, M Irfan sendiri merupakan jaringan pelaku bom di Pospam Tugu Kartasura beberapa waktu lalu. Sementara itu, Kapolsek Grogol AKP Grandika membenarkan adanya penggeledahan di Waringinrejo, Grogol tersebut. Penggeledahan terjadi pada Senin (18/11) pukul 14.30 WIB hingga pukul 16.00 WIB. (erlano putra)



How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 0 / 5. Vote count: 0

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *