Sekuel Film “Heat”, Al Pacino Ingin Timothée Chalamet Ambil Alih Perannya

Al Pacino. (Foto: Variety)

Sukoharjonews.com – Setelah 27 tahun, sekuel “Heat” hampir tiba. Penulis-sutradara Michael Mann merilis kelanjutan dari epik kejahatan dalam bentuk novel berjudul “Heat 2.” Buku ini akan menelusuri kehidupan master kriminal Neil McCauley (Robert De Niro) dan detektif obsesif Lt. Vincent Hanna (Al Pacino) sebelum dan sesudah peristiwa film 1995-nya.


Ketika ditanya siapa yang bisa memerankan Lt. Hanna dalam film adaptasi potensial dari sekuelnya, Pacino membuat satu saran yang disambut dengan tepuk tangan meriah.

“Timothée Chalamet,” kata Pacino pada Jumat malam di teater United Palace di Manhattan, Washington Heights. “Maksudku, dia aktor yang luar biasa. Penampilan yang bagus,” ujarnya dikutip dari Variety, Minggu (19/6/2022).

Untuk memperingati 25 tahun film tersebut, Tribeca Festival mengadakan panel tanya jawab yang menampilkan superstar vintage Pacino dan De Niro serta produser lama Art Linson. Dimoderatori oleh jurnalis Bilge Ebiri, percakapan itu diikuti dengan pemutaran film tahun 1995 dengan kualitas 4K.

Tak disangka, Pacino dan De Niro disambut dengan tepuk tangan meriah saat mereka pertama kali naik ke atas panggung.

“Gagasan tentang keduanya yang membintangi film ini adalah sesuatu yang hampir semua orang akan katakan, ‘Itu ide yang bagus,’” kenang Linson.

Ketika para aktor ditanya apakah mereka melakukan penelitian untuk mempersiapkan peran mereka, De Niro memandang Pacino dan mengangkat bahu.

“Saya merampok beberapa bank,” kata De Niro dengan seringai main-main.

De Niro dan Pacino mulai melukiskan gambaran bahwa banyak gravitas penampilan mereka berasal dari naluri murni. Ternyata, banyak adegan mereka di “Heat” ditemukan saat syuting — termasuk satu adegan restoran terkenal itu.

“Al dan saya tidak berlatih adegan itu,” kata De Niro. “Kami hanya berpikir lebih baik melakukannya saja.”

Disisi lain, De Niro memuji perhatian Mann terhadap detail. “Dia meluangkan waktu untuk menjadikannya spesial,” kata aktor itu. De Niro juga mengenang klimaks film yang difilmkan di dalam hotel sungguhan dan di landasan Bandara Internasional Los Angeles.

De Niro mengatakan akurasi film diperluas sejauh dilatih oleh para profesional untuk menembakkan senapan mesin langsung.

“Kami menggunakan putaran, putaran langsung yang sebenarnya sambil berlatih semua hal itu,” kata De Niro.

Sementara Pacino mengakui bahwa penampilan hebat menambah keaslian film, dia memuji editor karena membuat para aktor terlihat lebih baik. “Jangan pernah lupakan editor!” kata Pacino. “Saya selalu merasa, ‘Hei, editor itu membuat saya terlihat lebih baik dari sebelumnya.’”

Pacino, yang mengatakan bahwa dia telah melakukan beberapa pekerjaan penyuntingan sendiri, berbagi nasihat untuk pembuat film muda. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.