Sekilas Tentang “Canoo Livestyle Delivery Vehicles” yang Baru Selesai Produksi

Mobil Listrik Canoo. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Canoo, pembuat kendaraan listrik yang sedang naik daun, baru-baru ini mulai mengirimkan Kendaraan Pengiriman Gaya Hidup (LDV) dari basis produksi barunya di Kota Oklahoma. Langkah ini bukan hanya kemenangan bagi Canoo, tetapi juga merupakan langkah maju yang besar bagi Oklahoma, menandai masuknya kembali negara bagian tersebut ke dalam manufaktur kendaraan setelah jeda yang lama sejak tahun 2006.

Dilansir dari Gizmochina, Sabtu (18/11/2023), batch pertama kendaraan listrik ini, yang dibuat di fasilitas Oklahoma, telah dikirim ke Kantor Manajemen dan Layanan Perusahaan (OMES) negara bagian tersebut. Meskipun jumlah pasti kendaraan yang dikirimkan masih belum diungkapkan, pengumuman Canoo menunjukkan masa depan yang optimis, dengan rencana untuk meningkatkan produksi tahun depan.

Perkembangan ini penting karena beberapa alasan. Pertama, ini menunjukkan pertumbuhan dan komitmen Canoo untuk memperluas kemampuan manufakturnya. Perusahaan ini secara aktif merekrut karyawan untuk fasilitasnya di Oklahoma City dan Pryor, yang bertujuan untuk menciptakan lebih dari 1.300 lapangan kerja yang didukung oleh investasi $320 juta.

Penciptaan lapangan kerja dan peningkatan ekonomi ini sangat penting bagi Oklahoma, karena menawarkan peluang baru bagi negara bagian yang ingin mendiversifikasi perekonomiannya.

Kedua, Canoo LDV mewakili inovasi dalam teknologi kendaraan listrik. Dibangun di atas Platform Multiguna (MPP) Canoo, kendaraan ini serba guna, tersedia sebagai van penumpang atau kargo. Pengumuman varian yang lebih besar baru-baru ini, LDV 190, menyoroti fokus Canoo dalam memenuhi beragam kebutuhan pelanggan.

Dampak Canoo yang lebih luas tidak hanya mencakup produksi kendaraan. Awal tahun ini, perusahaan tersebut mendapatkan perjanjian insentif dengan negara bagian Oklahoma dan Cherokee Nation, yang berpotensi bernilai hingga USD113 juta, bergantung pada target penciptaan lapangan kerja dan investasi.

Selain itu, perjanjian pendanaan baru-baru ini, termasuk investasi sebesar USD45 juta dari investor institusi asing, menunjukkan semakin besarnya kepercayaan terhadap visi dan kemampuan Canoo. (nano)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar