
Sukoharjonews.com – Shalat tahajud adalah salah satu ibadah malam yang sangat dianjurkan dalam Islam. Untuk lebih jelasnya, dalam artikel ini akan membahas waktu terbaik melakukan shalat tahajud.
Dikutip dari Bincang Syariah, Senin (22/12/2025), Rasulullah menjelaskan, bahwa shalat tahajud, ibadah yang utama, setelah shalat fardhu. Nabi bersabda:
أَفْضَلُ الصِّيامِ، بَعْدَ رَمَضانَ، شَهْرُ اللهِ المُحَرَّمُ، وأَفْضَلُ الصَّلاةِ، بَعْدَ الفَرِيضَةِ، صَلاةُ اللَّيْلِ
Artinya: “Puasa yang paling utama setelah bulan Ramadan adalah puasa di bulan Allah, Muharram, dan shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam.” (HR. Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa shalat malam, termasuk tahajud, memiliki keutamaan tinggi setelah menunaikan shalat fardhu. Dengan demikian, ibadah ini menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT di saat hening malam, ketika manusia berada dalam ketenangan yang sempurna.
Waktu Shalat Tahajud
Sejatinya, para ulama membagi malam menjadi tiga bagian untuk menunaikan shalat tahajud:
Pertama, sepertiga malam pertama: Dimulai setelah shalat Isya hingga sekitar pukul 22.00.
Kedua, Sepertiga malam kedua: Sekitar pukul 22.00 hingga 01.00.
Ketiga, Sepertiga malam terakhir: Dimulai pukul 01.00 hingga menjelang Subuh.
Dari ketiga bagian ini, sepertiga malam terakhir adalah waktu yang paling utama. Pada waktu ini, Allah SWT menurunkan rahmat-Nya dan doa hamba lebih mudah dikabulkan. Hal ini sebagaimana dijelaskan Ibnu Qudamah dalam al-Mughni bahwa sepertiga malam terakhir adalah malam yang utama melaksanakan shalat tahajud. Ia berkata;
وأفضل التهجد جوف الليل الآخر؛ لما روى عمرو بن عبسة قال: قلت: يا رسول الله، أي الليل أسمع؟ قال: جوف الليل الآخر، فصل ما شئت. رواه أبو داود. وقال النبي -صلى الله عليه وسلم-: أفضل الصلاة صلاة داود؛ كان ينام نصف الليل، ويقوم ثلثه، وينام سدسه. وفي حديث ابن عباس في صفة تهجد رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: أنه نام حتى انتصف الليل، أو قبله بقليل، أو بعده بقليل، ثم استيقظ، فوصف تهجده حتى قال: ثم أوتر، ثم اضطجع حتى جاء المؤذن
Artinya; “Dan yang paling utama dalam salat tahajud adalah di sepertiga malam terakhir. Sebagaimana diriwayatkan dari Amr bin ‘Absa, ia berkata: ‘Aku bertanya, “Ya Rasulullah, malam yang mana yang paling utama?” Beliau menjawab: “Sepertiga malam terakhir, salatlah sebanyak yang engkau mampu.”’ (HR. Abu Dawud)
Nabi Muhammad juga bersabda: ‘Shalat yang paling dicintai Allah adalah shalatnya Dawud.’ Beliau tidur setengah malam, kemudian bangun sepertiga malam untuk shalat, kemudian tidur sepertiga sisanya.
Dalam hadits Ibn Abbas tentang sifat tahajud Nabi Muhammad, dijelaskan bahwa beliau tidur sampai tengah malam, atau sedikit sebelum atau sesudahnya, kemudian bangun dan menunaikan tahajud, sampai beliau melakukan shalat witir, lalu kembali berbaring sampai datang adzan.” (Ibnu Qudamah, al-Mughni, Jilid II, halaman 136)
Dalam hadis lain, yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, bahwa shalat tahajud yang jamak dilakukan Rasulullah adalah pada sepertiga malam terakhir. Nabi bersabda;
أن عبد الله بن عمرو بن العاص رضي الله عنهما أخبره أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال له أحب الصلاة إلى الله صلاة داود عليه السلام وأحب الصيام إلى الله صيام داود وكان ينام نصف الليل ويقوم ثلثه وينام سدسه ويصوم يوما ويفطر يوما [
Artinya; Bahwa Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallahu ‘anhuma menceritakan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: ‘Shalat yang paling dicintai Allah adalah shalatnya Dawud ‘alaihis salam, dan puasa yang paling dicintai Allah adalah puasanya Dawud. Beliau tidur setengah malam, bangun sepertiga malam untuk shalat, kemudian tidur sepertiga sisanya, dan beliau berpuasa sehari dan berbuka sehari.’ (HR. Imam Bukhari).
Berdasarkan penjelasan tersebut, waktu terbaik untuk shalat tahajud adalah sepertiga malam terakhir, sekitar pukul 01.00 hingga menjelang Subuh. Ibadah pada waktu ini sangat dianjurkan karena, waktu terbaik untuk mengajukan doa dan permohonan kepada Allah SWT.
Oleh karena itu, bagi umat Muslim yang ingin menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebaiknya menjadikan sepertiga malam terakhir sebagai waktu utama untuk menunaikan shalat tahajud. (nano)















Facebook Comments