Sukoharjonews.com- (Sukoharjo) – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sudah naik sejak 3 September 2022 lalu. Pasca kenaikan tersebut, seringkali SPBU di Kabupaten Sukoharjo dilanda antrean panjang sehingga dikeluhkan masyarakat.
Antrean panjang sering kali terlihat di SPBU Kepuh, SPBU Begajah, SPBU Toriyo, dan juga SPBU Dompilan (utara Kantor Pemkab Sukoharjo).
Antrean panjang seringkali terlihat untuk pembelian Pertalite khususnya oleh kendaraan roda dua. Bahkan Pertalite di beberapa SPBU tersebut sampai habis atau kosong yang ditandai papan informasi di depan mesin dispensernya. Kondisi tersebut memaksa masyarakat untuk membeli Pertamax yang harganya lebih mahal.
“Saya sendiri sering harus antre di SPBU saat mau membeli Pertalite. Padahal, saat harga belum naik malah lancar,” ujar Agus Riyanto, 37, warga Begajah, Sukoharjo, Rabu (21/9/2022).
Agus mengaku pemandantan antrean di SPBU hampir terjadi setiap hari khususnya untuk Pertalite. Agus mengaku tidak mengetahui penyebab antrean tersebut terjadi. Pasalnya, harga sudah resmi naik seharusnya tidak terjadi antrean panjang.
Hal serupa juga dikatakan oleh Ridho Setiawan, 43, warga Gayam, pekerja lapangan, yang sering membeli BBM juga mengeluhkan antrean tersebut sejak ganti Pertalite.
“Dulu saya sering memakai Pertamax, mungkin orang-orang juga banyak yang beralih ke Pertalite, jadinya antre panjang seperti ini,” jelasnya.
Ridho menyebut jika antrean di SPBU sering terjadi semenjak pemerintah menaikkan harga BBM beberapa waktu yang lalu.(sapta nugraha/mg)
Tinggalkan Komentar