Sederet Minuman Fermentasi di Seluruh Dunia, dan Manfaatnya

Manfaat minuman fermentasi di dunia. (Foto: freepik)

Sukoharjonews.com – Makanan fermentasi adalah cara yang bagus untuk menambahkan probiotik sehat ke dalam pola makan. Tapi, ada juga minuman fermentasi yang bermanfaat sebagai penambah kesehatan.

Dilansir dari Tatler Asia, Minggu (16/7/2023), sebagian besar budaya dan daerah memiliki minuman fermentasi untuk meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh, berikut 5 minuman fermentasi dari seluruh dunia beserta manfaatnya.

Kefir – Rusia
Kefir merupakan minuman susu serbaguna dan bahkan aman bagi mereka yang tidak toleran laktosa karena bakteri yang memfermentasi susu mengurangi kandungan laktosa. Tinggi nutrisi dan probiotik, kefir sangat bermanfaat untuk pencernaan dan kesehatan usus. Bahkan, banyak orang menganggapnya lebih bergizi dari yoghurt.

Rejuvelac – Lituania
Minuman super ini dibuat oleh Anne Wigmore dari Cropos, Lituania. Rejuvelac dibuat menggunakan biji-bijian gandum, gandum hitam, oat, barley, dan jenis biji-bijian lainnya.

Selain itu, minuman fermentasi ini bisa digunakan sebagai starter untuk makanan fermentasi lainnya. Mengandung vitamin B, vitamin E dan K, serta beragam enzim, rejuvelac dapat membantu mengurangi peradangan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah sembelit, bahkan dapat membantu melawan depresi.

Boza – Turki
Minuman fermentasi Turki ini menjadi populer ketika alkohol dilarang selama pemerintahan Kekaisaran Ottoman. Boza terbuat dari millet yang dikuliti dan difermentasi dengan gula dan air. Minuman ini dicintai karena membantu pencernaan dan meningkatkan produksi ASI bagi ibu menyusui. Masyarakat Turki biasa menikmati boza dengan menambahkan kayu manis atau leblebi (buncis panggang).

Chicha – Amerika Selatan
Chicha adalah minuman khas Amerika Selatan hasil fermentasi yang biasanya terbuat dari jagung ungu, kacang tanah, singkong, atau beras, yang kemudian ditambahkan dengan buah-buahan. Fermentasinya dapat berlangsung selama beberapa hari hingga dua bulan.

Kandungan antioksidan alami yang besar dalam jagung ungu dapat mencegah atau memperlambat oksidasi molekul. Hal ini dapat membantu jaringan-jaringan tubuh untuk melakukan regenerasi sehingga kulit pun tampak lebih muda.

Kanji – India
Memiliki rasa gurih dan asam, kanji dibuat dari campuran wortel hitam, buah bit, dan rempah-rempah. Banyak orang menganggapnya sebagai kombucha dari India.

Bergantung pada suhu di rumah, biasanya dibutuhkan waktu mulai dari tiga hari hingga seminggu proses fermentasinya. Ahli gizi Aakriti Arora menyebut Kanji sebagai tonik ajaib yang membantu menyembuhkan atau meredakan berbagai penyakit, mulai dari kembung, batuk, dan kelemahan pada persendian hingga demam dan sembelit.(patrisia argi)

Tinggalkan Komentar