Samsung Meluncurkan “Teknologi Pendinginan Hibrida AI” untuk Lemari Esnya Menjelang CES 2025: Inilah Alasannya Mengapa Istimewa

Samsung AI Hybrid. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Samsung telah mengumumkan peluncuran lemari es revolusionernya yang dilengkapi dengan “teknologi pendinginan hibrida AI,” yang akan memulai debutnya di Consumer Electronics Show CES 2025 pada bulan Januari. Peralatan canggih ini menjanjikan pendinginan yang lebih efisien dan presisi daripada lemari es konvensional, berkat integrasi inovatif algoritma AI dan sistem termal canggih.

Dikutip dari Gizmochina, Kamis (26/12/2024), kulkas baru Samsung memperkenalkan sistem pendinginan hibrida yang menggabungkan kompresor tradisional dengan modul Peltier berbasis semikonduktor. Modul Peltier bekerja bersama kompresor untuk mengatasi tuntutan pendinginan yang tinggi. Misalnya, saat menyimpan makanan panas, memuat dalam jumlah besar, atau menangani suhu internal yang tinggi, modul Peltier aktif untuk mencapai penurunan suhu yang cepat.

Dalam kondisi normal, kulkas beroperasi sepenuhnya pada kompresor inverter bertenaga AI. Kompresor ini, yang mengonsumsi lebih sedikit energi dan mengoptimalkan kecepatan secara dinamis melalui algoritma AI, memastikan pengoperasian yang lebih lama sekaligus mengurangi konsumsi daya dibandingkan dengan kompresor F3 tradisional Samsung.

Modul Peltier juga berfungsi ganda sebagai sistem pemanas, yang memungkinkan kontrol suhu yang presisi. Salah satu fitur utamanya, Hybrid Precise Cooling, meminimalkan fluktuasi suhu selama siklus pencairan otomatis. Teknologi ini meningkatkan pengawetan makanan, memperpanjang kesegaran barang-barang seperti daging babi dan salmon hingga masing-masing 40% dan 20%.

Prototipe CES Samsung memiliki kapasitas 900 liter, dengan penyertaan modul Peltier yang menambah 25 liter volume yang dapat digunakan. Ruang ekstra ini mengakomodasi rak 60mm yang lebih dalam, meningkatkan area penyimpanan hingga 13,8%. Desainnya memungkinkan tambahan 1/9 kaleng minuman 355ml dibandingkan dengan kulkas tradisional, memberikan kenyamanan yang lebih besar bagi pengguna.

Kulkas yang akan datang juga akan memenuhi standar efisiensi energi tertinggi, menerima sertifikasi Energy Star yang bergengsi. Samsung berencana untuk merilis model produksi massal, RM80F23VM***, pada tahun 2025.

Dengan mengintegrasikan pendinginan bertenaga AI dan teknologi termal hibrida, Samsung menetapkan tolok ukur baru dalam bidang pendinginan. Inovasi ini tidak hanya menjawab kebutuhan akan pendinginan yang lebih cerdas dan lebih efisien, tetapi juga mendefinisikan ulang bagaimana lemari es modern dapat meningkatkan penyimpanan makanan dan penghematan energi.

Konsumen dapat menantikan produk yang memadukan kinerja, kepraktisan, dan keberlanjutan secara mulus. Pembaca yang sedang mencarinya sekarang dapat melihat lemari es Mijia yang baru saja diluncurkan dengan kapasitas 513L & dukungan HyperOS. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar