Sukoharjonews.com – Samsung diam-diam telah memperluas jajaran aksesori bersamaan dengan pengumuman Seri Galaxy S26 dengan peluncuran charger nirkabel magnetik 25W baru. Aksesori ini membuat pengisian daya lebih sederhana dan lebih bergaya bagi pemilik Galaxy, terutama mereka yang menginginkan solusi magnetik yang ramping daripada bantalan pengisian daya tradisional.
Apa yang Baru: Pengisian Daya Magnetik Qi2 25W
Dikutip dari Gizmochina, Selasa (3/3/2026), tidak seperti kebanyakan charger nirkabel generik, Charger Nirkabel Magnetik baru Samsung menggunakan standar Qi2, yang merupakan protokol pengisian daya nirkabel terbaru yang mendukung penyelarasan magnetik yang mirip dengan konsep MagSafe Apple. Ini membantu memastikan penyelarasan yang lebih baik antara ponsel dan charger untuk transfer daya yang lebih efisien.
Terlepas dari penyelarasan magnetik ini, flagship terbaru Samsung tidak memiliki magnet bawaan untuk Qi2 secara default. Artinya, Anda masih memerlukan casing magnetik yang kompatibel untuk mengamankan perangkat dengan benar ke charger untuk pengiriman daya penuh.
Pengisi daya itu sendiri sangat tipis (sekitar 4,4 mm) dan dilengkapi kabel USB-C 1,5 m dengan lapisan kain di bagian luar untuk daya tahan dan fleksibilitas sehari-hari. Samsung mengklaim pengisi daya magnetik ini dapat memberikan daya nirkabel hingga 25W, yang secara khusus didukung pada Galaxy S26 Ultra. Galaxy S26+ dan Galaxy S26, di sisi lain, dibatasi masing-masing sekitar 20W dan 15W.
Samsung mengklaim bahwa pengisi daya magnetik 25W yang baru dapat mengisi daya Galaxy S26 Ultra hingga sekitar 50% hanya dalam waktu kurang dari satu jam. Aksesori pengisian daya baru ini memiliki desain minimalis dan ultra tipis dengan kabel USB-C bertekstur untuk mencegah kerusakan dan kusut.
Merek ini telah mencantumkan Pengisi Daya Nirkabel Magnet di beberapa wilayah, termasuk AS, di mana harganya USD49,99 atau Rp821 ribuan. Peluncuran global di wilayah lain, seperti India, diharapkan akan segera dimulai. (nano)
Tinggalkan Komentar