Sukoharjonews.com – Samsung akan membuat pengumuman besar di Galaxy Unpacked 2025, di mana ia akan mengungkap prototipe kacamata augmented reality (AR) yang sangat dinanti-nantikan. Setelah bertahun-tahun rumor dan spekulasi, langkah ini diharapkan menandai masuknya raksasa teknologi itu ke pasar AR yang sedang berkembang.
Dikutip dari Gizmochina, Sabtu (7/12/2024), meskipun detail spesifik tentang kacamata tersebut masih langka, laporan awal telah memberikan beberapa wawasan menarik tentang apa yang dapat diharapkan konsumen dari perangkat XR (extended reality) Samsung.
Menurut Kantor Berita Yonhap, Samsung Electronics sedang bersiap untuk mengungkap prototipe kacamata AR pada awal tahun 2025, mungkin melalui gambar atau video. Perkembangan ini muncul setelah bertahun-tahun petunjuk dan paten beredar secara daring, yang memicu antisipasi seputar proyek kacamata pintar perusahaan tersebut. Jelas bahwa Samsung memposisikan dirinya untuk bersaing di ranah AR yang sedang berkembang pesat, dengan prototipe-nya yang diharapkan menawarkan sekilas kemampuan masa depan.
Spesifikasi yang dikabarkan:
Kacamata AR Samsung diharapkan ringan, seperti kacamata pintar Ray-Ban Meta, dengan berat sekitar 50 gram. Kacamata ini dirancang untuk menawarkan lebih dari sekadar aksesori bergaya, dengan fitur-fitur seperti pengenalan gerakan, pengenalan wajah, dan fungsi pembayaran terintegrasi.
Meskipun spesifikasi pasti dari fitur-fitur ini masih belum jelas, diperkirakan bahwa kacamata AR Samsung akan memberikan fungsionalitas yang lebih baik dibandingkan dengan kacamata Meta, terutama dalam hal interaksi pengguna.
Rincian lebih lanjut menunjukkan bahwa Samsung telah berkolaborasi dengan para pemimpin industri seperti Qualcomm dan Google sejak Februari 2023 untuk mengembangkan kacamata AR. Kacamata tersebut dikabarkan memiliki baterai 155mAh dan kamera 12MP, fitur-fitur yang mirip dengan kacamata Ray-Ban Meta.
Namun, penting untuk dicatat bahwa tidak seperti produk Meta, kacamata AR Samsung diharapkan tidak memiliki layar, melainkan bertujuan untuk bentuk yang lebih ringan dan lebih ringkas. Asisten AI Gemini dari Google diharapkan dapat mendukung fungsi-fungsi seperti pembayaran, pengenalan kode QR, pengenalan gerakan, dan pengenalan wajah, menjadikan kacamata ini sebagai alat serbaguna untuk penggunaan sehari-hari.
Harga?
Meskipun harganya masih belum diketahui, kacamata AR Samsung diperkirakan akan dibanderol dengan harga yang sama dengan yang ditawarkan Meta, yang dijual seharga sekitar Rs 35.000 di India. Samsung diharapkan akan memberikan informasi lebih rinci saat peluncuran prototipe resmi, yang kemungkinan bertepatan dengan peluncuran seri Galaxy S25.
Singkatnya, meskipun masih banyak yang belum diketahui, kacamata AR Samsung tampaknya akan menjadi pesaing yang kompetitif di pasar kacamata pintar yang sedang berkembang, dengan perkiraan peluncuran pada Q3 2025. (nano)
Tinggalkan Komentar