Sampaikan LKPJ 2025, Bupati Sukoharjo: Angka Kemiskinan Turun Menjadi 6,83%

Rapat Paripurna DPRD Sukoharjo dengan agenda penyampaiakan LKPJ Bupati Akhir Tahun 2025, Rabu (25/3/2026).

Sukoharjonews.com – Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Akhir Tahun 2025 dalam Rapat Paripurna DPRD, Rabu (25/3/2026). Dalam kesempatan itu, Bupati Etik mengatakan angka kemiskinan di Sukoharjo tahun 2025 turun menjadi 6,83%.

“Secara umum penyelenggaraan pemerintahan berjalan dengan baik, stabilitas sosialdan politik tetap terjaga,” ujarnya dihadapan anggota DPRD.

Dikatakan Etik, beberapa indikator makro pembangunan di Sukoharjo 2025 menunjukkan perkembangan yang positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus naik dari tahun ke tahun.

Pada tahun 2025, IPM Sukoharjo 79,90 dimana pada dua tahun sebelumnya yakni tahun 2024 sebesar 79,30 dan pada tahun 2023 sebesar 78,65.

Angka kemiskinan Sukoharjo juga terus mengalami penurunan. Yakni, pada tahun 2023 angka kemiskinan mencapai 7,58% dan pada tahun 2024 mencapau 7,47%. Sedangkan di tahun 2025 turun menjadi 6,83%.

“Namun, penurunan angka kemiskinan itu tidak diikuti dengan penurunan tingkat pengangguran terbuka atau TPT,” ujarnya.

Sesuai data, Kabupaten Sukoharjo mencatat kenaikan TPT di tahun 2025 sebesar 4,32% dari tahun 2024 sebedar 3,65%. Kenaikan tersebut disebabkan kondisi geopolitik yang berdampak pada ekonomi global. Bupati mencontohkan persaingan ketat tarif perdagangan global yang memivu terjadinya penurunan ekspor terutama industri tekstil.

Hal tersebut, lanjut Etik, menyebabkan penyerapan tenaga kerja ikut terhambat. Bupati mengatakan, Pemkab Sukoharjo terus berupaya memulihkan perekonomian dan meningkatkan daya saing industri secara bertahap.

“Di tahun 2025 pertumbuhan ekonomi naik menjadi 5,13 dimana angka tersebut terus mengalami peningkatan karena di tahun2024 pertumbuhan ekonomi di angka 4,97%,” ujarnya.

Disisi lain, Bupati mengaku Pemkab Sukoharjo akan selalu mengupayakan agar capaian kinerja juga dibarengi dengan perbaikan tata kelola pemerintahan menjadi lebih adaptif terhadap dinamika yang terjadi. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar