Sukoharjonews.com — Polres Sukoharjo kembali menggelar kegiatan Safari Kamtibmas di Pendopo Kantor Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo, Sabtu (7/2/2026) malam. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus dialog antara kepolisian dan masyarakat dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban menjelang bulan suci Ramadan.
Camat Tawangsari, Bambang Dwi Sumiratno menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Sukoharjo beserta jajaran atas pelaksanaan Safari Kamtibmas di wilayahnya. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas menjelang Ramadan dan Idul Fitri.
“Apresiasi atas bantuan pembangunan jembatan di Desa Tangkisan yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Bambang.
Sementara itu, Kapolres Sukoharjo AKBP Anggaito Hadi Prabowo menjelaskan bahwa Safari Kamtibmas bertujuan menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, khususnya menjelang Ramadan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk. Ia menegaskan, kegiatan dialog ini juga menjadi wadah untuk menampung aspirasi, pertanyaan, maupun permasalahan yang terjadi di desa-desa.
“Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan permasalahan kamtibmas di wilayahnya. Apabila ada hal yang belum bisa kami jawab, akan kami teruskan ke pimpinan yang lebih tinggi,” kata Kapolres.
Dalam sesi dialog, sejumlah isu mencuat, mulai dari penyelesaian perkara secara kekeluargaan di desa, peredaran minuman keras dan narkoba, hingga penggunaan knalpot brong. Kapolres menegaskan bahwa penyelesaian masalah secara kekeluargaan dapat dilakukan selama tidak melanggar hukum dan tidak menggunakan kekerasan, serta tetap mengutamakan keselamatan diri.
Terkait narkoba dan miras, Polres Sukoharjo disebut telah rutin menggelar operasi penyakit masyarakat dan akan menindaklanjuti informasi dari para kepala desa.
Menanggapi keluhan soal knalpot brong dan balap liar, Kapolres mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan melalui layanan darurat 110 yang langsung terhubung dengan Polres Sukoharjo. Ia juga menekankan pentingnya peran Bhabinkamtibmas, FKPM, dan pendekatan restoratif justice dengan tetap melibatkan kepolisian agar tidak menimbulkan persoalan baru.
Usulan pengaktifan kembali siskamling, perbaikan jalan rusak, pengaturan lalu lintas di depan sekolah, hingga aspirasi SIM seumur hidup juga menjadi perhatian dalam dialog tersebut. Kapolres memastikan seluruh masukan telah dicatat dan akan dikoordinasikan dengan instansi terkait melalui forum Forkopimda.
Usai kegiatan Safari Kamtibmas, Polres Sukoharjo langsung menindaklanjuti komitmen penegakan hukum dengan melakukan penindakan terhadap empat pengendara sepeda motor yang menggunakan knalpot brong di wilayah Tawangsari.
Polres Sukoharjo berharap melalui Safari Kamtibmas, sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif di Kabupaten Sukoharjo. (nano)
Tinggalkan Komentar