Sukoharjonews.com (Bulu) – Ruang kelas IV SDN Gentan 02 Kecamatan Bulu mengalami kerusakan parah bahkan hampir runtuh. Oleh sekolah, ruang kelas tersebut diberi penyanggu bambu agar tidak runtuh. Karena rusak parah, ruang kelas tersebut akhirnya dikosongkan dan kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke ruang kepala sekolah. Kerusakan juga terjadi di ruang guru dan teras sekolah.
“Kerusakan sudah sejak setahun lalu untuk ruang kelas IV. Karena itu KBM dipindahkan untuk menghindari atap runtuh, apalagi tengah musim hujan,” ujar Kepala SDN Gentan 02, Sriyani, Kamis (6/2/2020).
Dia mengatakan, untuk ruang kelas IV tersebut “blandar” ruang sudah habis dimakan rangas sehingga diganti dengan bambu. Hal itu sebagai antisipasi atap runtuh. Selain itu, rangka plafon ruang kelas juga sudah lapuk sehingga membahayakan. Sriyani mengatakan, SDN Gentan 02 sendiri merupakan bangunan SD Inpres tahun 1975 dan pernah mengalami renovasi tahun 2011 untuk tiga ruang kelas.
Sriyani juga mengatakan, selain ruang kelas IV, penyangga bambu juga dipasang di ruang guru karena kuda-kuda ruangan sudah lapuk. Begitu juga di bagian teras sekolah dimana kayu penyangga patah karena lapuk sehingga diganti dengan bambu. “Kami khawatir di musim hujan ini beban atap makin berat sehingga sewaktu-waktu atap ruangan khususnya ruang kelas IV runtuh,” ujar Sriyani yang baru lima bulan menjabat kepala di SDN Gentan 02 tersebut.
Penjaga sekolah Sukidi menambahkan, untuk ruang kelas IV sudah tidak digunakan sebagai tempat KBM karena kerusakan yang cukup parah. Bahkan, Sukidi mengaku bangunan toilet sekolah juga mengalami kerusakan cukup parah. Saat ini, ujar Sukidi, di atas plafon banyak ditemukan sarang rangas sehingga dikhawatirkan kerusakan sekolah semakin parah jika tidak segera direvovasi.
“Informasinya sudah dilaporkan ke dinas terkait kerusakan itu,” ujarnya. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar