Revitalisasi Hotel Legendaris di Malioboro Yogyakarta, Dibuat Lebih Modern Tanpa Meninggalkan Nuansa Asli

Progres revitalisasi hotel legendaris di Malioboro Yogyakarta yang dikelola oleh HIG. (Foto: Dok HIG)

Sukoharjonews.com (Yogyakarta) – Hotel legendaris di jalan Malioboro Yogyakarta merupakan salah satu hotel yang dikelola oleh Hotel Indonesia Group (HIG). Saat ini, hotel tersebut tengah dalam proses revitalisasi besar-besaran. Karena itu, operasional hotel harus ditutup untuk sementara waktu agar proses revitalisasi dapat berjalan lancar.

Dilansir dari laman KabarBUMN, Kamis (18/1/2024), revitalisasi secara besar-besaran ini dilakukan kedua kalinya sejak hotel dibangun pada 1908. Revitalisasi pertama sendiri dilakukan pada 1982 silam.

Hotel sendiri memiliki luas 4,2 hektare, hotel berbintang yang memiliki nilai sejarah dan melekat dengan budaya Jawa ini menjadi yang terluas di kawasan Malioboro. Adapun, saat ini proses revitalisasi sudah sampai pada tahap rekonstruksi dan demolition di beberapa area.

Pengerjaan ini untuk beautifikasi hotel yang lebih modern tapi tetap mempertahankan nuansa asli bangunan hotel. Hal tersebut dilakukan dengan mempertahankan budaya lokal, terutama seni budaya Jawa Yogyakarta, sebagai bangunan otentik hotel sejak awal dibangun.

Sehingga nantinya hotel akan tampil lebih modern, indah, elegan dan grande dengan sentuhan interior Jawa yang lebih mewah.

Hal tersebut yang terlihat di area facade bangunan, kamar, restaurant, interior dan eksterior keseluruhan bangunan berubah menjadi semakin elegan dengan mempertahankan nilai sejarah serta seni otentik budaya Jawa di tengah kota Yogyakarta, dengan konsep heritage yang tetap terjaga, sebagai bangunan cagar budaya Indonesia.

Tak hanya itu, beautifikasi juga dilakukan dengan relayouting fasilitas pendukung. Mulai dari ruang rapat, restaurant, kolam renang, lobby bahkan pintu masuk utama menuju hotel akan dirubah melalui jalan Abubakar Ali.

Lalu, area utama heritage akan dikembalikan sesuai konsep pada masanya dengan sentuhan seni javanese elegance.

Kemudian, pada struktur bangunan secara keseluruhan tidak mengalami perubahan dan diharapkan pertengahan tahun 2024 akan selesai. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar