Kabar Gembira Untuk Guru Ngaji TPQ, Insentif Cair Mulai Februari

Kabar Gembira Untuk Guru Ngaji TPQ, Insentif Cair Mulai Februari
5 (100%) 1 vote

Insentif untuk guru ngaji TPQ mulai cair bulan Februari mendatang. (ILustrasi: Tribunnews.com)

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pemberian insensif untuk guru ngaji Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) segera direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Rencananya, ustadz-ustadzah yang sudah terdafdaf dan terverifikasi akan menerima insentif mulai bulan Februari mendatang. Untuk Kabupaten Sukoharjo sendiri, jumlah ustadz-ustadzah yang telah terverifikasi sebanyak 800 orang yang tersebar di 12 kecamatan.



Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo Ihsan Muhadi mengatakan, pencairan insentif tersebut akan ditangani oleh Kantor Kemenag di masing-masing daerah. Pemberian insentif tersebut untuk 35 kabupaten/kota di Jateng. Nilai anggaran yang dialokasikan oleh Pemprov Jateng mencapai Rp250 miliar.

“Kami telah melakukan pendataan jumlah guru TPQ di seluruh Sukoharjo mengaju pada data yang diusulkan oleh Badan Koordinasi (Badko) TPQ,” ujar Ihsan, Kamis (10/1).

Ihsan melanjutkan, pada awalnya Badko TPQ mengajukan sebanyak 1.300 orang guru ngaji TPQ ke Kantor Kemenag. Namun dari jumlah tersebut hanya 800 orang lolos dan masuk data penerima insentif. Jumlah tersebut sudah diverifikasi juga oleh Kantor Wilayah Kemenag Jawa tengah. Ihsan mengaku usulan yang disampaikan ke Kanwil sudah 1.000 lebih, hanya saja karena terkendala dari guru TPQ sendiri usulan akhirnya tidak terpenuhi.

Menurutnya, banyak ustadz maupun ustadzah yang tidak bersedia melengkapi syarat administrasi seperti ijazah ataupun rekening pribadinya. Bahkan, ada juga sebagian ustadz-ustadzah yang menganggap persyaratan diminta tidak biasa. Padahal, syarat tersebut yang di verifikasi oleh Pemprov.

Disinggung soal teknis pencairan insentif, Ihsan mengaku pihaknya masih menunggu aturan dari Pemprov Jateng. Termasuk besaran insentif maupun termin pencairannya. “Pemberian insentif ini sebagai bentuk kepeludian pemerintah terhadap pengajar TPQ,” tambahnya. (erlano putra)



Share:

Facebook Comments

News Feed