QRIS Mulai Mengglobal, Resmi Berlaku di Jepang

Pada tahap awal, QRIS berlaku di 35 merchant di Jepang dengan melakukan pemindaian JPQR Global melalui aplikasi pembayaran domestik. (Foto: Dok. Finnet)

Sukoharjonews.com (Jakarta) – Sistem pembayaran digital nasional QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) resmi dapat digunakan di Jepang. Perluasan ini merupakan hasil sinergi antara Bank Indonesia (BI) dan Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI), dengan dukungan berbagai penyelenggara sistem pembayaran, termasuk PT Finnet Indonesia, anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang penyelenggaraan sistem pembayaran digital.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kenyamanan dan efisiensi transaksi lintas negara sekaligus mempererat hubungan ekonomi Indonesia–Jepang. Perluasan akses QRIS ini menjadi pencapaian bersejarah, menandai langkah Indonesia keluar dari kawasan ASEAN setelah sebelumnya terhubung dengan Thailand, Malaysia, dan Singapura.

Pada tahap awal, masyarakat Indonesia kini dapat bertransaksi di 35 merchant di Jepang dengan memindai JPQR Global melalui aplikasi pembayaran domestik.

Dalam acara peluncuran di Bank Indonesia, Direktur Technology, Product & Operation Finnet, Apep MK Noormansyah, hadir untuk menegaskan komitmen perusahaan dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital nasional di tingkat global.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, menyebutkan bahwa langkah ini merupakan tonggak penting dalam sejarah sistem pembayaran Indonesia.

“Sejak diluncurkan enam tahun lalu, QRIS telah menjadi game changer bagi ekosistem pembayaran digital serta memperkuat kedaulatan ekonomi Indonesia, yang kini telah menjangkau 57 juta pengguna,” ujarnya dalam sambutan, dikutip dari laman KabarBUMN, Minggu (7/9/2025).

Tak hanya di Jepang, Bank Indonesia juga mengumumkan dimulainya uji coba interkoneksi QRIS dengan China, melalui kerja sama dengan People’s Bank of China (PBoC), UnionPay International (UPI), ASPI, dan sejumlah perwakilan industri sistem pembayaran.

Konektivitas ini diharapkan memudahkan transaksi lintas negara, khususnya untuk sektor perdagangan, pariwisata, dan pemberdayaan UMKM. Peluncuran QRIS di Jepang juga menjadi pencapaian penting bagi Finnet sebagai bagian dari ASPI.

“PT Finnet Indonesia berkomitmen untuk terus bersinergi dengan industri sistem pembayaran dan seluruh mitra dalam memperluas akseptasi QRIS, baik di dalam negeri maupun lintas negara.

“Kami percaya inovasi ini akan mendorong inklusi keuangan digital serta memperkuat daya saing Indonesia di era global,” ujar Apep MK Noormansyah.

Ke depan, jumlah merchant penerima QRIS di Jepang akan terus diperluas agar masyarakat Indonesia dapat bertransaksi dengan lebih mudah di Negeri Sakura. Sebaliknya, warga Jepang nantinya juga dapat menggunakan aplikasi pembayaran domestik mereka untuk berbelanja di Indonesia dengan memindai QRIS.

Langkah strategis ini memperkuat komitmen Finnet dalam mendukung misi nasional memperluas jaringan pembayaran digital, menghadirkan inovasi inklusif, serta mempererat hubungan ekonomi Indonesia dengan mitra internasional. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar