Sukoharjonews.com (Sragen) – Melalui inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Pertamina menyalurkan bantuan dengan membangun 16 titik sumur bor air bersih di Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, bantuan juga disertai pelatihan pengelolaan dan perawatan sarana air bersih agar dapat digunakan secara berkelanjutan oleh warga.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso, menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selain membangun infrastruktur, Pertamina juga memberikan pelatihan pengelolaan kepada masyarakat melalui Kelompok Pengelola Air (KPA) yang dilaksanakan di Kantor Desa Trombol, Kecamatan Mondokan.
Fadjar menuturkan pembangunan sarana air bersih dan pemberian pelatihan pengelolaan merupakan bentuk nyata tanggung jawab sosial perusahaan yang mendorong kemandirian warga.
“Pertamina tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat mampu merawat dan mengelolanya secara berkelanjutan. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan hingga generasi mendatang,” terang Fadjar, dikutip dari laman KabarBUMN, Senin (15/9/2025).
Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Riset & Inovasi Daerah (Bapperida) Sragen, Ariska Taminawati, memberikan apresiasi terhadap langkah Pertamina melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Menurutnya, pembangunan 16 titik sarana air bersih di 11 desa yang rawan kekeringan saat musim kemarau sangat membantu masyarakat.
“Harapannya, masyarakat benar-benar bisa merawat fasilitas sarana dan prasarana yang telah diberikan agar dapat berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan adanya sarana air bersih ini, Pertamina berharap masyarakat Sragen bisa hidup lebih sehat, mandiri, serta sejahtera, sekaligus menjadi contoh bagi desa lain dalam mengelola sumber daya dengan prinsip berkelanjutan. (nano)
Tinggalkan Komentar