Sukoharjonews.com – Bupati Sukoharjo menggagas program “Terangi Jalanku”. Program tersebut direalisasikan secara bertahap dimana untuk tahun 2025 ini telah dipasang 400 Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo.
“Tahun ini ada 400 titik LPJU dan telah selesai dipasang. Program berlanjut di tahun 2026,” terang Kepala Dishub Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, Kamis (18/12/2025).
Dikatakan Toni, semua LPJU yang telah terpasang dipastikan menyala dan menggunakan listrik PLN. Pemasangan LPJU sendiri menyebar di sejumlah titik yang dianalisis sebagai jalur gelap dan rawan kecelakaan.
Toni mengatakan, program penerangan jalan tak hanya menyasar jalur utama. Pasalnya, LPJU juga dipasang di jalur pedesaan.
Untuk tahun 2026, lanjut Toni, Dishub telah menyiapkan pemasangan 320 LPJU tambahan, yang akan menjangkau wilayah perkotaan hingga pedesaan di 12 kecamatan.
Menurutnya, LPJU memiliki peran strategis dalam meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, serta mengurangi potensi kecelakaan lalu lintas. Selain itu, penerangan yang baik juga mampu mencegah tindak kriminal pada malam hari.
“Program pemasangan LPJU berdampak positif terhadap pembangunan infrastruktur daerah dan pelayanan publik. Keberlanjutan program ini akan terus dijalankan secara bertahap,” ujarnya.
Dishub mencatat titik prioritas pemasangan LPJU tahun 2026 meliputi jalur penghubung antardesa, jalan rawan kecelakaan, serta jalan distribusi barang.
Selain upaya rutin Dishub, Pemkab Sukoharjo juga melanjutkan Program Terangi Jalanku, salah satu program unggulan Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo.
Program ini fokus pada pemasangan LPJU di titik gelap, jalur vital antardesa, serta kawasan dengan aktivitas mobilitas tinggi.
Terpisah, Bupati Sukoharjo, Etik Suryani menegaskan penambahan LPJU merupakan bagian penting dari pembangunan infrastruktur daerah guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
“Masyarakat maupun pelaku usaha di perdesaan bisa beraktivitas pada malam hari. Dengan jalan yang terang, akses mobilitas meningkat dan ekonomi daerah ikut menggeliat,” ujar Etik.
Penambahan 320 titik pada 2026 diharapkan memperluas jangkauan penerangan dan menjawab aspirasi masyarakat, terutama di wilayah dengan aktivitas malam yang cukup tinggi.
Program penerangan jalan ini merupakan kelanjutan dari pemasangan LPJU sepanjang 2025, di mana ratusan titik di jalur penghubung antarkecamatan telah mendapatkan penerangan baru. (nano)
Tinggalkan Komentar