Sukoharjonews.com – Mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Program Studi (Prodi) Sastra Inggris mendapatkan program Hibah Pembelajaran Berdampak 2025. Program tersebut dilaksanakan dengan penelusuran minat dan bakat siswa pada bidang sastra kreatif berbahasa Inggris di SMPN 1 Jaten Kabupaten Karanganyar.
Rangkaian kegiatan berlangsung mulai dari Agustus hingga Desember 2025, dengan tujuan yang tercapai yaitu menemukan bakat diantara siswa SMPN 1 Jaten Karanganyar dan memajukan kulitas kompetensi siswa tidak hanya dalam bidang akademik di kelas namun juga kemampuan kreatifitas.
Ketua Kelompok, Athaya Khairun Nisa Kekasih, menyampaikan kegiatan diawali dengan tahap seleksi awal yang dilaksanakan pada seluruh siswa kelas VIII SMPN 1 Jaten Karanganyar. Pada tahap ini, siswa diminta mengerjakan tes sederhana berbahasa Inggris yang berfokus pada kemampuan menulis (writing) dengan topik pengenalan diri.
“Selanjutnya, siswa mengikuti tes berbicara (speaking) dengan cara membacakan hasil tulisan yang telah dibuat sebelumnya. Tahap seleksi awal ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan dasar bahasa Inggris siswa, khususnya dalam aspek ekspresi diri secara lisan dan tertulis,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).
Athaya melanjutkan, siswa yang dinyatakan lolos pada seleksi tahap pertama kemudian mengikuti seleksi tahap kedua, yang dirancang untuk mengidentifikasi minat dan bakat siswa secara lebih spesifik dalam bidang sastra kreatif berbahasa Inggris.
Pada tahap ini, peserta mengikuti empat jenis tes, yaitu speech, storytelling, poetry reading, dan creative writing. Hasil dari keempat tes tersebut kemudian dianalisis untuk menentukan bidang sastra kreatif yang paling menonjol pada masing-masing siswa, sehingga penempatan peserta dapat disesuaikan dengan potensi terbaik yang dimiliki.
Setelah melalui rangkaian seleksi, kegiatan dilanjutkan ke tahap pelatihan. Pada tahap ini, siswa yang terpilih mendapatkan pendampingan dan pelatihan intensif sesuai dengan bidang sastra kreatif yang telah ditentukan. Pelatihan dilakukan secara berkelanjutan dengan tujuan meningkatkan kompetensi, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa dalam mengekspresikan gagasan kreatif menggunakan bahasa Inggris.
“Hasil dari tahap pelatihan ini menunjukkan perkembangan yang signifikan, bahkan beberapa siswa berhasil dipersiapkan untuk mengikuti berbagai kompetisi di bidang sastra kreatif berbahasa Inggris,” ujarnya.
“Semoga apa yang kami lakukan di kegiatan ini memberikan kebermanfaatan,” sambung Athaya.
Puncak kegiatan dari seluruh rangkaian hibah pembelajaran ini ditutup melalui penyelenggaraan Tri Lingua Fest (TLF). Dalam acara ini, siswa-siswa yang telah mengikuti pelatihan diberi kesempatan untuk menampilkan kemampuan mereka di hadapan publik. Selain itu, Tri Lingua Fest juga melibatkan seluruh siswa SMPN 1 Jaten Karanganyar melalui kegiatan pameran (expo) karya tulis yang disajikan dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia oleh siswa kelas VII, Bahasa Jawa oleh siswa kelas VIII, dan Bahasa Inggris oleh siswa kelas IX.
Kegiatan ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Bulan Bahasa sekaligus sebagai wadah apresiasi terhadap keberagaman bahasa dan budaya.
Melalui pelaksanaan kegiatan ini, tidak hanya tercapai tujuan utama berupa peningkatan kompetensi kreatif siswa dalam bidang sastra kreatif berbahasa Inggris, tetapi juga terjalin kerja sama jangka panjang antara Program Studi Sastra Inggris Universitas Sebelas Maret dengan SMPN 1 Jaten Karanganyar.
Disisi lain, kepala SMPN 1 Jaten Karanganyar, Harry Pramudjoko menyampaikan: “Kegiatan ini jelas betul berdampak baik, terlebih bagi kami pihak SMPN 1 Jaten,” ungkap Harry.
Kerja sama ini menjadi dampak nyata dari program Hibah Pembelajaran Berdampak 2025, yang diharapkan dapat terus berkontribusi dalam pengembangan potensi siswa serta penguatan peran perguruan tinggi dalam mendukung pendidikan menengah. (nano)
Tinggalkan Komentar