Power Bank 300W Baru dari Sharge Memiliki Baterai 24.000mAh dan Desain Transparan

Power Bank Shargeek 300. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Sharge bersiap untuk memperluas jajaran aksesori pengisian daya berdaya tinggi dengan power bank 300W baru. Disebut Shargeek 300, perusahaan telah mulai menggoda penggemar dengan desain semi-transparan dan pencahayaan RGB.

Dikutip dari Gizmochina, Kamis (25/12/2025), fitur utamanya ada pada namanya. Shargeek 300 dapat memberikan daya hingga 300W secara gabungan di seluruh portnya. Itu cukup untuk menjalankan atau mengisi daya perangkat yang biasanya tidak dapat diisi daya oleh power bank, termasuk laptop gaming.

Untuk mewujudkannya, Sharge telah menyertakan port output DC di samping opsi USB yang lebih umum. Port DC dapat memasok daya hingga 140W sendiri, sehingga cocok untuk berbagai macam perangkat, mulai dari laptop dan konsol game hingga monitor.

Selain output DC, Shargeek 300 dilengkapi dengan dua port USB-C dan satu port USB-A. Kedua port USB-C mendukung standar pengisian cepat PD 3.1 dan dapat memberikan daya hingga 140W masing-masing, atau 280W gabungan.

Di dalamnya, powerbank ini memiliki baterai 24.000mAh, yang berada tepat di batas atas yang diizinkan untuk dibawa dalam perjalanan udara di banyak wilayah. Baterai dapat diisi ulang dengan daya input hingga 140W.

Seperti produk Shargeek lainnya, desain memainkan peran besar di sini. Bodi paduan aluminium memiliki lapisan abu-abu perak, dan satu sisinya sebagian transparan. Di balik jendela tersebut terdapat layar berwarna yang menampilkan informasi waktu nyata seperti daya input dan output, suhu, dan kapasitas baterai yang tersisa. Terdapat juga strip lampu RGB jika Anda menginginkan sentuhan visual tambahan.

Shargeek 300 pertama kali diperkenalkan di CES 2025 dan telah melalui kampanye penggalangan dana (crowdfunding).

Sekarang, Sharge menawarkan pendaftaran khusus bagi pelanggan awal dengan janji diskon 20 persen untuk pelanggan. Namun, perusahaan belum mengkonfirmasi tanggal peluncuran final, harga ritel, atau apakah produk tersebut akan sepenuhnya bergantung pada penggalangan dana (crowdfunding) saat tersedia. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar