Povec C1 adalah Kacamata Hitam Elektrokromik Pertama di Dunia yang Dapat Mengubah Warna dalam Hitungan Detik

Kacamata Pintar Povec C1. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Kacamata pintar biasanya berarti kamera, layar, atau asisten suara. Tetapi sebuah perusahaan rintisan baru bernama Povec Optics mencoba sesuatu yang berbeda. Di CES 2026, perusahaan rintisan ini melakukan penampilan publik pertamanya dengan sepasang kacamata hitam yang sepenuhnya berfokus pada satu masalah: perubahan cahaya.

Dikutip dari Gizmochina, Rabu (14/1/2026), produk debut perusahaan, yang disebut Povec C1, menggunakan lensa elektrokromik yang dapat mengubah warna dalam waktu sekitar satu detik. Alih-alih hanya mengandalkan sensor otomatis, kacamata ini memungkinkan pemakainya untuk memutuskan seberapa gelap lensa tersebut pada saat tertentu. Hal itu membuat kacamata ini kurang berfokus pada “fitur pintar” dan lebih berfokus pada kontrol.

Povec memposisikan C1 sebagai kacamata hitam untuk orang-orang yang bergerak di tengah pencahayaan yang tidak dapat diprediksi. Ini bisa berupa lari pagi, jalur sepeda gunung dengan pepohonan, atau waktu yang dihabiskan di perairan terbuka di mana silau dapat berubah dengan cepat.

Dalam berbagai situasi seperti itu, lensa dengan warna tetap terasa terbatas, dan bahkan lensa fotokromik pun tidak selalu bereaksi cukup cepat. Pendekatan Povec menempatkan penyesuaian langsung di tangan pengguna.

Povec C1 memungkinkan Anda menyesuaikan warna kacamata secara real-time.
Inti dari Povec C1 adalah teknologi elektrokromik, yang mengubah warna lensa ketika arus tegangan rendah melewati material konduktif berlapis. Namun, ini bukanlah teknologi baru.

Kita telah melihat sistem serupa digunakan pada mobil kelas atas untuk hal-hal seperti kaca spion dan sunroof panoramik. Yang diklaim Povec berbeda adalah mengecilkan sistem kelas otomotif tersebut agar muat dalam kacamata yang ramping.

Anda dapat mengontrol warna melalui strip sensitif sentuh di sepanjang pelipis. Geseran sederhana menyesuaikan warna dari warna terang hingga sangat gelap.

Menurut salah satu pendiri, Alexis Marc Pons, idenya adalah untuk memberi pengguna kendali yang tepat daripada menebak apa yang dibutuhkan kondisi pencahayaan. Warna lensa mengikuti gerakan jari Anda, berubah seketika saat Anda menyesuaikannya.

Selain kontrol warna, lensa ini juga dilengkapi perlindungan UV400 dan perawatan anti-silau. Povec juga mengatakan lensa ini tahan benturan dan telah lulus uji jatuh bola baja.

Kacamata ini diklaim dapat bertahan hingga 28 hari dengan sekali pengisian daya jika digunakan sekitar empat jam sehari. Pengisian daya dilakukan melalui USB-C, dan kacamata akan otomatis menyala saat dibuka dan mati saat disimpan.

Bingkainya sendiri terbuat dari bahan TR90 yang ringan dan memiliki peringkat IP65, yang berarti dapat menahan keringat, hujan, dan cipratan air tanpa masalah. Povec juga menyertakan tiga bantalan hidung yang dapat diganti sehingga pengguna dapat menyesuaikan kecocokan untuk sesi pemakaian yang lama.

Povec Optics berencana untuk merilis Povec C1 pada Mei 2026, dan harganya diperkirakan antara USD250 hingga USD350 atau Rp4,2 jutaan hingga Rp5,8 jutaan. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar