Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus positif corona aktif di Kabupaten Sukoharjo terus turun. Berdasarkan update per 25 September 2021, kasus positif aktif tinggal 86 kasus dari sebelumnya 96 kasus (update 24 September) dan tersebar di 12 kecamatan. Dari 12 kecamatan tersebut, sebaran kasus positif corona aktif terbanyak masih di Kecamatan Kartasura sebanyak 22 kasus.
“Berdasarkan update per 25 September 2021 jumlah kasus aktif sudah turun signifikan, artinya jumlah kasus baru lebih sedikit dibandingkan kasus yang sembuh dan selesai isoman,” terang Jubir Satgas Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Minggu (26/9/2021).
Masih adanya kenaikan kasus harian membuat masyarakat diimbau tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah penularan virus. Prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas menjadi cara efektif untuk mengantisipasi penyebaran virus.
Saat ini, akumulasi kasus corona di Sukoharjo sudah mencapai 14.795 kasus. Terdiri dari 13.365 kasus sembuh, 1.344 kasus meninggal dan 86 kasus aktif. Untuk 86 kasus aktif tersebut terdiri dari 44 isolasi mandiri dan 42 rawat inap di rumah sakit.
Berikut ini perbandingan data kasus positif corona aktif per 24 dan 25 September 2021:
Update 24 September 2021, terdapat 96 kasus aktif, rinciannya Kecamatan Kartasura dengan 30 kasus, Weru tiga kasus, Bulu delapan kasus, Tawangsari 10 kasus, Sukoharjo tiga kasus, Nguter lima kasus, Bendosari enam kasus, Polokarto empat kasus, Mojolaban delapan kasus, Grogol enam kasus, Baki 10 kasus, dan Kecamatan Gatak tiga kasus.
Update 25 September 2021, kasus aktif turun jadi 86 kasus, rinciannya Kecamatan Kartasura dengan 22 kasus, Weru tiga kasus, Bulu delapan kasus, Tawangsari sembilan kasus, Sukoharjo tiga kasus, Nguter lima kasus, Bendosari lima kasus, Polokarto lima kasus, Mojolaban delapan kasus, Grogol enam kasus, Baki sembilan kasus, dan Kecamatan Gatak tiga kasus. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar