Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus positif corona di Sukoharjo masih menunjukkan tren kenaikan setiap harinya. Disisi lain, kasus sembuh juga naik meski jumlahnya lebih sedikit dibandingkan penambahan kasus positif. Saat ini, berrdasarkan update per 21 Mei, kasus positif aktif naik jadi 247 kasus. Sedangkan untuk kasus kematian positif corona mencapai 432 kasus.
“Dari 12 kecamatan, kasus positif corona aktif terbanyak ada di Sukoharjo sebanyak 55 kasus, kemudian disusul Grogol dengan 41 kasus dan Polokarto 37 kasus,” Yunia Wahdiyati, Sabtu (22/5/2021).
Berikut ini data kasus positif corona aktif dan kasus kematian tiap kecamatan berdasarkan update per 21 Mei 2021:
| KECAMATAN | POSITIF AKTIF | KASUS KEMATIAN |
|---|---|---|
| GROGOL | 1 | 221 |
| MOJOLABAN | 1 | 158 |
| GATAK | 1 | 64 |
| BULU | 0 | 58 |
| KARTASURA | 0 | 205 |
| TAWANGSARI | 0 | 77 |
| POLOKARTO | 0 | 128 |
| NGUTER | 0 | 105 |
| SUKOHARJO | 0 | 163 |
| BENDOSARI | 0 | 123 |
| WERU | 0 | 80 |
| BAKI | 0 | 152 |
| JUMLAH | 3 | 1.534 |
Jika melihat data tersebut, untuk kasus kematian positif corona terbanyak tetap di Kartasura dengan 80 kasus. Sedangkan untuk kasus kematian terbanyak kedua ada di Mojolaban dengan 58 kasus dan ketiga di Kecamatan Sukoharjo dengan 53 kasus kematian.
Yunia menambahkan, tren kenaikan kasus positif belum berhenti. Untuk itu, warga diimbau untuk disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), yakni 5M. Masing-masing memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, serta mengurangi mobilitas.
Saat ini, program vaksinasi terus dilakukan dimana sasaran penerima vaksin terus bertambah. Mulai dari tenaga kesehatan, petugas layanan publik, dan juga lanjut usia (lansia). (erlano putra)
Tinggalkan Komentar