Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Berdasarkan update per 15 Juli, kasus positif aktif kembali naik jadi 727 kasus dari sebelumnya 718 kasus (update 14 Juli) dan tersebar di 12 kecamatan. Dari 12 kecamatan tersebut, sebaran kasus aktif terbanyak ada di Kecamatan Nguter dengan 160 kasus. Terjadi kenaikan signifikan untuk kasus positif corona di Kecamatan Kartasura.
“Berdasarkan update per 15 Juli kemarin ada kenaikan 137 kasus positif, artinya penambahan kasus naik cukup tinggi dibandingkan hari-hari sebelumnya,” terang Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Sukoharjo, Yunia Wahdiyati, Jumat (16/7/2021).
Untuk itu, Yunia mengimbau masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam upaya mencegah penularan virus. Prokes dengan memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas menjadi cara efektif untuk mengantisipasi penyebaran virus.
Saat ini, akumulasi kasus corona di Sukoharjo sudah mencapai 8.908 kasus. Terdiri dari 7.583 kasus sembuh, 598 kasus meninggal dan 727 kasus aktif. Untuk 727 kasus aktif tersebut terdiri dari 606 isolasi mandiri, satu isolasi terpusat dan 120 rawat inap di rumah sakit.
Berikut ini perbandingan data kasus positif corona aktif per 14 dan 15 Juli 2021:
Update 14 Juli, terdapat 718 kasus aktif, rinciannya Kecamatan Nguter 149 orang, Grogol 118 orang, Baki 115 orang, Mojolaban 81 orang, Bulu 73 orang, Sukoharjo 62 orang, dan Polokarto 52 orang. Kemudian Kecamatan Tawangsari tujuh orang, Gatak 14 orang, Weru empat orang, Kartasura 40 orang, dan Kecamatan Bendosari tiga orang.
Update 15 Juli, kasus aktif naik jadi 727 kasus, rinciannya Kecamatan Nguter 160 orang, Grogol 119 orang, Baki 103 orang, Mojolaban 100 orang, Bulu 74 orang, Sukoharjo 62 orang, dan Polokarto 25 orang. Kemudian Kecamatan Tawangsari tujuh orang, Gatak 14 orang, Weru empath orang, Kartasura 56 orang, dan Kecamatan Bendosari tiga orang. (erlano putra)
Tinggalkan Komentar