
Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Selama bulan Ramadan ini, Polres Sukoharjo melarang warga maupun organisasi masyarakat (ormas) melakukan aksi sweeping. Jika tetap melakukan sweeping, nantinya akan berhadapatan dengan aparat Polres Sukoharjo. Hal tersebut disampaikan Kapolres Sukoharjo, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan, Sabtu (2/4/2022).
“Jika ada informasi apapun laporkan karena aparat yang punya kewenangan. Tidak ada alasan bagi mereka (ormas) turun sweeping. Untuk tempat hiburan juga sudah keluar Inbup untuk tutup selama ramadan,” tandas Kapolres.
Kapolres melanjutkan, Polri bersama TNI dan instansi terkait lainnya akan mengintensifkan patroli untuk menjaga keamanan, ketertiban masyarakat khususnya selama bulan puasa. Unuk itu, Kapolres kembali mengingatkan agar semua pihak bisa menghormati dan menghargai umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Nanti kalau masih ada yang nekat lakukan sweeping, ya siap-siap berhadapan dengan aparat,” tegasnya. Kapolres
Kapolres juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Selain itu, juga meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai kejahatan yang mungkin terjadi. Seperti pencurian di rumah kosong yang ditinggal mudik oleh penghuninya, peredaran uang palsu di tempat keramaian, ataupun bentuk kejahatan lainnya.
“Bersama dengan aparat terkait, kami juga akan melakukan razia berbagai bentuk penyakit masyarakat, tempat tempat hiburan, serta akan melakukan penindakan terhadap balap liar, pihak-pihak yang menyalakan petasan, demi kondusivitas dan Kamtibmas di wilayah Sukoharjo,” ujarnya.
Kapolres juga mengimbau kepada warga yang belum mengikuti vaksinasi secara lengkap hingga vaksin booster, untuk segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang sudah disiapkan agar dapat memiliki kekebalan tubuh yang lebih baik.
“Kepada seluruh umat muslim, saya mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa di Bulan Suci Ramadan. Semoga amal ibadah kita diterima Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa,” tutup Kapolres. (nano)



Facebook Comments