Polres Intensifkan Patroli, Antisipasi Kasus Pembakaran Ranmor

Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Kasus teror yang terjadi di Semarang dan beberapa daerah lain terkait pembakaran kendaraan bermotor (ranmor) jadi perhatian Polres Sukoharjo. Sebagai antisipasi agar kasus serupa tidak terjadi di Sukoharjo, Polres mengintensifkan patroli petugas di tiap Polsek. Selain itu, Polres juga mengimbau masyarakat untuk mengintensifkan siskamling.



“Prinsipnya, teror yang terjadi di Semarang jadi kewaspadaan kami agar tidak terjadi di Sukoharjo. Patroli petugas memegang peran penting,” jelas Kapolres Sukoharjo AKBP Iwan Saktiadi, Senin (11/2).

Dikatakan Kapolres, meski hingga kini Sukoharjo aman dari teror tersebut, Polres tetap melakukan antisipasi dan pencegahan. Disisi lain, masyarakat yang tinggal di pinggir jalan juga harus meningkatkan kewaspadaan. Hal itu mengacu pada teror yang terjadi di Semarang dimana sasaran teror adalah perumahan yang ada di pinggir jalan.

Menurutnya, patroli petugas di jam-jam rawan juga diperlukan sebagai antisipasi. Patroli petugas tidak hanya terfokus pada tempat-tempat yang ramai saja, tapi juga menyasar pada lokasi-lokasi yang ada di pinggiran. Di satu sisi, Kapolres mengimbau agar warga kembali menghidupkan siskamling atau ronda di lingkungan masing-masing. Dengan menghidupkan kembali siskamling, para pelaku kejahatan tidak akan mendapatkan ruang untuk melakukan aksinya.

“Jadi, selain peran petugas polisi, partisipasi masyarakat juga diperlukan agar pelaku kejahatan tidak memiliki ruang untuk menjalankan aksinya,” tambahnya. (erlano putra)



Polres Intensifkan Patroli, Antisipasi Kasus Pembakaran Ranmor
5 (100%) 1 vote

Facebook Comments

News Feed