by

Ini Pesan Bupati Menjelang Pelaksanaan Pilkades Serentak

Ini Pesan Bupati Menjelang Pelaksanaan Pilkades Serentak
Rate this post

Pilkades Serentak 125 desa di Sukoharjo digelar 11 Desember.

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak sudah didepan mata. Sesuai jadwal, pemilihan akan dilakukan pada 11 Desember nanti. Dalam Pilkades serentak nanti, sebanyak 125 desa yang akan melaksanakan Pilkades. Menjelang pemilihan, Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya memberikan pesan khusus pada para calon kades dan juga pendukungnya. Apa saja?



“Masyarakat bebas memilih calon pemimpinnya. Tapi, pesan saya jaga kondusivitas wilayah masing-masing,” tandas Wardoyo, Selasa (4/12).

Selain itu, lanjut Wardoyo, bereda pendapat atau pilihan boleh dan sah sah saja. Namun, yang perlu diingat adalah untuk tidak terpancing emosi. Menurutnya, wajib hukumnya masyarakat menjaga kondusivitas wilayahnya masing-masing. Wardoyo menginginkan desa yang menggelar Pilkades harus aman.

Wardoyo memandang partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah masing-masing sangat penting. Hal itu sebagai bentuk kedewasaan berpikir menyikapi pesta demokrasi di tingkat desa. Meski masyarakat terpecah karena berbeda piliha, Bupati tidak menginginkan adanya gesekan dengan sesama masyarakat. “Harus diingat, tidak boleh saling sikut apalagi fisik. Jangan saling terpancing emosi. Masing masing calon kades dan massa pendukung harus bisa saling meredam,” tegas Wardoyo.

Sedangkan Dandim 0726 Sukoharjo Letkol Inf Chandra Ariyadi Prakosa mengatakan, dirinya sudah mendapat informasi dari anggota mengenai kondisi 125 desa yang akan menyelenggarakan Pilkades. Menurutnya, belum ada temuan terjadinya ketegangan atupun kerusuhan di desa yang melaksanakan Pilkades. Meski begitu, beberapa desa masuk dalam pengawasan ketat karena rawan terjadi masalah berupa gesekan antar pendukung calon kades.

“Jangan sampai karena beda pilihan masyarakat menjadi pecah. Kami sependapat dengan Pak Bupati dimana Pilkades harus aman. Kuncinya kembali lagi ke masyarakat harus dewasa dan tidak boleh terpancing dan tersulut emosi,” katanya.

Dandim juga mengatakan, Kodim 0726 Sukoharjo sudah memerintahkan pada Danramil dan Babinsa untuk membantu pemantauan kondisi. Dandim menegaskan, pengamanan penuh menjadi tugas bersama tidak hanya Polri, tapi juga TNI dan masyarakat. (erlano putra)



Share:

Facebook Comments

News Feed