Polestar 4 Akan Mengintegrasikan LiDAR dan Mobileye’s Chauffeur Autonomous Driving System

Polestar Mobileye. (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Pengenalan Polestar 4 akan menjadi peristiwa yang pasti. Kendaraan listrik (EV) dirancang untuk mendefinisikan kembali batasan mengemudi otonom. Polestar, anak perusahaan Volvo dan merek yang terkenal dengan komitmennya terhadap keberlanjutan, mengintegrasikan dua teknologi inovatif dalam model terbarunya: Luminar LiDAR dan Mobileye Chauffeur.

Dilansir dari Gizmochina, Jumat (17/11/2023), integrasi teknologi LiDAR Luminar membawa perubahan besar dalam industri kendaraan listrik. LiDAR, singkatan dari Light Detection and Ranging, merupakan metode penginderaan jauh yang menggunakan cahaya dalam bentuk laser berdenyut untuk mengukur jarak.

Teknologi ini memungkinkan Polestar 4 mendeteksi dan menavigasi lingkungan sekitarnya secara akurat, sehingga secara signifikan meningkatkan kemampuannya untuk mengemudi secara mandiri. Kemajuan ini sangat penting karena membuka jalan bagi pengalaman berkendara otonom yang lebih aman dan andal.

Melengkapi LiDAR adalah Mobileye Chauffeur, sistem penggerak otonom yang dikembangkan oleh Mobileye, sebuah perusahaan Intel. Sistem ini melengkapi Polestar 4 dengan kemampuan otonomi Level 3.

Dalam istilah otomotif, otonomi Level 3 berarti kendaraan dapat menangani sebagian besar tugas mengemudi secara mandiri namun memerlukan campur tangan manusia dalam skenario yang lebih kompleks atau menantang. Tingkat otonomi ini merupakan lompatan besar dari sistem Tingkat 2 yang lebih umum, yang memerlukan pengawasan manusia secara terus-menerus.

Kombinasi LiDAR dan otonomi Level 3 Polestar 4 menempatkannya di garis depan pasar kendaraan listrik. Integrasi teknologi ini menandai langkah signifikan menuju kendaraan yang sepenuhnya otonom dan menyoroti komitmen Polestar untuk memimpin sektor kendaraan listrik, khususnya di bidang mobil self-driving.

Terlebih lagi, perkembangan ini tidak hanya menjadi tonggak sejarah bagi Polestar tetapi juga bagi industri EV secara keseluruhan. Hal ini menandakan langkah industri menuju integrasi teknologi yang lebih kompleks dan canggih, yang menggarisbawahi evolusi kendaraan listrik dari sekedar alternatif ramah lingkungan menjadi kendaraan berteknologi maju.

Oleh karena itu, Polestar 4 bukan sekadar kendaraan listrik — ini adalah bukti potensi mobilitas listrik dan masa depan kendaraan otonom. (nano)

Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar