Pin AI Humane, Proyektor Wearable Tanpa Layar, Akan Mulai Dikirimkan Maret 2024

Pin AI Humane . (Foto: Gizmochina)

Sukoharjonews.com – Humane, yang didirikan oleh mantan insinyur Apple Imran Chaudhri dan Bethany Bongiorno, meluncurkan AI Pin yang dapat dikenakan awal tahun ini dan meluncurkannya pada bulan November dengan banderol harga $699.

Dilansir dari Gizmochina, Rabu (27/12/2023), perusahaan kini telah mengungkapkan melalui X (ex-Twitter) bahwa perangkat tersebut akan mulai dikirim pada Maret 2024. Pengiriman akan diprioritaskan berdasarkan urutan pesanan pengguna, memastikan mereka yang memesan terlebih dahulu menerima produknya terlebih dahulu.

Spesifikasi Pin AI Humane:
AI Pin adalah perangkat ringkas berbentuk persegi yang dirancang untuk dikenakan pada pakaian. Ini dilengkapi dengan GPT-4 OpenAI dan model AI Microsoft, dan memerlukan langganan bulanan $24 untuk data seluler dan penggunaan model AI. Langganan ini diperlukan untuk pengoperasian perangkat dan mencakup nomor telepon beserta jangkauan data melalui jaringan T-Mobile.

Yang membedakan Pin AI adalah fitur “tampilan tinta laser” yang unik. Teknologi inovatif ini memproyeksikan antarmuka pengguna monokrom berwarna hijau ke telapak tangan pengguna dengan resolusi 720p. Perangkat ini memungkinkan interaksi melalui berbagai gerakan dan perintah suara, memungkinkan fungsi seperti fotografi, terjemahan, dan pengenalan kalori.

Perangkat wearable tanpa layar ini beroperasi tanpa perlu mengunduh aplikasi secara manual, berkat sistem operasi Cosmos, yang secara otomatis mengarahkan pertanyaan pengguna ke alat yang relevan.

AI Pin ringan dengan berat sekitar 34 gram, dengan tambahan 20 gram untuk penguat baterainya. Ini membanggakan kamera 13 megapiksel dan “Personic Speaker,” yang menyesuaikan volume untuk pengaturan pribadi atau grup. Selain itu, dapat terhubung ke headphone Bluetooth.

Perangkat ini dirancang untuk menawarkan serangkaian alat AI dengan nyaman dan intuitif. Visi perusahaan dengan AI Pin adalah untuk memberikan integrasi AI yang futuristik dan lancar ke dalam kehidupan sehari-hari, yang berpotensi mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar