Pigmentasi di Bawah Mata: Berikut Ini 5 Solusi Rumahan untuk Mengatasi Perubahan Warna Kulit

Atasi pigmentasi di bawah mata dengan solusi rumahan ini. (Foto: Adobe Stock)

Sukoharjonews.com – Seiring bertambahnya usia, Anda mungkin melihat perubahan warna kulit yang nyata. Anda mungkin melihat beberapa bintik hitam, bercak, atau lingkaran hitam di bawah mata. Meskipun lingkaran hitam ini dapat menandakan kelelahan, dehidrasi, dan kurang tidur, hal ini juga dapat disebabkan oleh hiperpigmentasi.

Dikutip dari Healthshots, Kamis (23/10/2025), pigmentasi di bawah mata melibatkan kelebihan pigmen yang lebih gelap daripada kulit di sekitarnya. Meskipun biasanya tidak perlu dikhawatirkan, Anda mungkin ingin mencerahkan tampilannya. Berikut adalah beberapa solusi rumahan yang efektif untuk mengatasi pigmentasi di bawah mata.

Apa penyebab pigmentasi?
Pigmentasi terutama disebabkan oleh peningkatan produksi melanin di kulit. Hal ini menyebabkan perubahan warna kulit, meninggalkan bintik-bintik hitam dan bercak-bercak pada kulit. Paparan sinar matahari merupakan penyebab umum pigmentasi kulit. Ketika kulit Anda terpapar sinar matahari atau radiasi ultraviolet (UV), tubuh Anda memproduksi melanin untuk melindungi diri dari sinar berbahaya. Hal ini dapat membuat kulit lebih berpigmen. Selain itu, perubahan hormonal, genetika, dan pengobatan tertentu juga dapat meningkatkan risiko pigmentasi. Ketidakseimbangan produksi melanin dapat menyebabkan kondisi seperti hiperpigmentasi (kelebihan pigmen) atau hipopigmentasi (kekurangan pigmen), yang mengakibatkan perubahan warna.

5 pengobatan rumahan untuk pigmentasi bawah mata
1. Cuka sari apel (ACV)
Cuka sari apel kaya akan sifat antibakteri dan antijamur, yang sangat bermanfaat untuk menghilangkan bintik-bintik dan bercak. Selain itu, ACV mengandung asam malat, yang mengurangi produksi melanin dan membantu mengendalikan munculnya bintik-bintik cokelat dan hiperpigmentasi. ACV juga mengelupas kulit Anda, membuat warna kulit Anda lebih cerah.

Cara penggunaan: Campurkan 2 sendok makan cuka sari apel dengan 1 sendok makan tepung gram. Kemudian tambahkan 1 sendok makan madu dan aduk rata. Oleskan campuran ini pada bintik-bintik yang terlihat di bawah mata. Diamkan selama 10 menit, pijat masker yang kering selama 2 hingga 3 menit, lalu cuci muka Anda.

2. Akar Manis (Akar Manis)
Akar manis adalah pengobatan populer dalam Ayurveda. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan oleh National Library of Medicine menemukan bahwa akar manis memiliki sifat anti-inflamasi, anti-mikroba, dan anti-penuaan yang diketahui bermanfaat untuk mengurangi kerutan dan garis halus. Akar manis juga membantu mengurangi gejala kondisi kulit seperti pigmentasi, dan mencegah kerusakan akibat sinar matahari. Akar manis juga dapat mengontrol jerawat dan meningkatkan warna kulit.

Cara penggunaan: Untuk membuat pasta yang halus, campurkan bubuk akar manis dengan kunyit. Tambahkan air mawar ke dalamnya hingga halus. Oleskan campuran tersebut ke kulit Anda dan diamkan selama 10–15 menit. Anda juga dapat menambahkan bubuk cendana ke dalam campuran ini karena cendana juga baik untuk menghilangkan pigmentasi.

3. Kantung Teh Hijau
Menempatkan kantung teh hijau di bawah mata dapat mengurangi peradangan dan bengkak. Karena kandungan flavonoidnya yang tinggi, kantong teh hijau dapat membantu meningkatkan elastisitas kulit dan mengurangi lingkaran hitam serta pigmentasi. Menggunakan kantong teh hijau adalah pilihan yang lebih baik karena teh hijau dikenal sebagai obat yang efektif untuk mencegah kemerahan pada kulit akibat radiasi UV.

Cara penggunaan: Seduh kantong teh hijau dan biarkan dingin. Letakkan kantong teh di bawah setiap mata selama 10–15 menit, pastikan kantong teh menutupi lingkaran hitam. Tekan kantong teh dengan lembut untuk mengeluarkan teh yang kaya antioksidan. Buang kantong teh bekas dan lembapkan kulit Anda.

4. Irisan Kentang
Irisan kentang merupakan obat alami untuk masalah pigmentasi. Kentang mengandung enzim dan vitamin C yang dapat membantu mencerahkan bintik hitam dan meratakan warna kulit. Sifat asamnya yang ringan dapat mengelupas sel kulit mati, sehingga kulit tampak lebih cerah. Kentang juga dapat menutrisi kulit Anda, berkat vitamin A, vitamin C, pati, dan enzim.

Cara penggunaan: Pertama-tama, cuci bersih kentang, kupas, lalu potong-potong. Teteskan beberapa tetes air mawar pada irisan kentang dan gosokkan pada noda di bawah mata selama beberapa saat. Anda juga bisa mengiris kentang mentah dan menempelkannya pada area yang berjerawat selama 15-20 menit.

5. Pepaya
Pepaya, yang kaya akan enzim seperti papain dan antioksidan, terkenal akan manfaatnya dalam mengatasi masalah pigmentasi. Papain mengelupas sel kulit mati, membantu regenerasi sel, dan mengurangi bintik hitam. Kandungan vitamin A dan C dalam buah ini membantu mencerahkan pigmentasi dan membuat warna kulit lebih merata. Selain itu, khasiat pelembap pepaya dapat membantu kulit menjadi lebih sehat.

Cara penggunaan: Untuk menggunakan pepaya untuk mengatasi pigmentasi, haluskan pepaya matang dan tambahkan gel lidah buaya. Aduk rata kedua bahan. Oleskan campuran tersebut pada area yang berjerawat, diamkan selama 15-20 menit sebelum dibilas. Kulit Anda akan tampak bersih dan bercahaya.

7 tips perawatan kulit lainnya untuk mencegah pigmentasi

1. Lindungi kulit Anda dari sinar UV dengan tabir surya (SPF 30+) dan kenakan pakaian berlengan panjang.
2. Gunakan produk perawatan kulit yang lembut untuk mencegah iritasi dan pigmentasi.
3. Lembapkan kulit Anda dengan benar untuk mencegah dehidrasi, sehingga mengurangi risiko pigmentasi.
4. Konsumsi makanan seimbang yang kaya antioksidan untuk meningkatkan warna kulit.
5. Hilangkan sel kulit mati melalui eksfoliasi, untuk mencegah penumpukan pigmentasi.
6. Oleskan krim berbasis vitamin C atau retinol untuk mengatasi pigmentasi.
7. Konsultasikan dengan dokter kulit jika tidak ada yang berhasil.

Penggunaan obat rumahan ini secara teratur berpotensi mengurangi pigmentasi seiring waktu. Namun, hasilnya bervariasi, dan sangat penting untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk pigmentasi yang parah! (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar