Perokok Berisiko Tinggi Terkena Kaki Diabetik, Ketahui Cara Mencegahnya

Berikut cara Anda menangani kaki diabetik. (Foto: Shutterstock)

Sukoharjonews.com – Penyakit kaki merupakan sumber morbiditas utama dan penyebab utama rawat inap di antara penderita diabetes melitus. Ulserasi, infeksi, gangren, dan amputasi merupakan komplikasi serius dari kaki diabetik. Berikut semua yang perlu Anda ketahui.

Kaki diabetik sering terjadi pada orang dengan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol. Aliran darah yang terhambat dan luka yang tidak disadari pada kaki dapat menyebabkan kaki diabetik pada orang dengan kadar gula darah tinggi.

Dikutip dari Healthshots, Jumat 922/8/2025), merokok meningkatkan risiko terkena kaki diabetik, karena merokok mengurangi sirkulasi darah di kaki dan menyebabkan hilangnya sensasi pada kaki. Perawatan dini ulkus kaki diabetik seringkali dapat mencegah kerusakan permanen.

Komplikasi kaki terkait diabetes biasanya terjadi karena salah satu atau kedua penyebab berikut:

– Kurangnya suplai darah di area yang terdampak disebut kaki iskemik
– Hilangnya sensasi pada kaki, sehingga penderitanya tidak menyadari adanya cedera kaki disebut kaki neuropatik

Meskipun patogenesis komplikasi kaki diabetik telah dipahami secara luas, masih banyak penelitian yang diperlukan untuk menentukan faktor-faktor krusial yang dapat secara efektif mencegah ulserasi ini. Ulserasi kaki diabetik merupakan salah satu kondisi pencetus utama yang menyebabkan berbagai amputasi ekstremitas bawah pada pasien diabetes.

Apa saja gejala kaki diabetik?
Mengenali faktor risiko penting dan membuat penilaian kaki diabetik yang logis dan berorientasi pada pengobatan memerlukan pendekatan diagnostik yang konsisten dan menyeluruh. Penderita diabetes harus melakukan pemeriksaan kaki dan menjalani pemeriksaan kaki menyeluruh setidaknya setahun sekali.

Gejala umum yang dialami oleh penderita diabetes yang mengalami kaki diabetik meliputi:

– Mati rasa, kesemutan, dan nyeri pada kaki
– Kehilangan keseimbangan
– Perubahan warna kulit
– Lepuh atau luka lain pada kaki
– Bau busuk dari kaki

Penderita diabetes yang mengalami gejala-gejala ini tidak boleh mengabaikannya, untuk menghindari komplikasi yang tidak dapat disembuhkan.

Siapa yang berisiko mengalami kaki diabetik?
Ada beberapa faktor yang memengaruhi perkembangan masalah kaki diabetik. Orang-orang yang berisiko mengalami kaki diabetik meliputi:

– Orang yang memiliki timbunan lemak atau plak di lapisan dalam pembuluh darah yang memasok darah ke ekstremitas bawah.
– Orang yang merokok.
– Individu dengan kadar glukosa darah yang tidak terkontrol.
– Orang yang memiliki penyakit ginjal diabetik.
– Penderita diabetes tipe 1 yang sudah lama.
– Orang yang menjalani gaya hidup sedenter.

Bagaimana seharusnya penderita diabetes merawat kaki mereka?
Pencegahan merupakan kunci utama untuk menghindari kekambuhan ulkus dan amputasi ekstremitas bawah akibat diabetes. Diperkirakan 15% penderita diabetes akan mengalami ulkus ekstremitas bawah selama perjalanan penyakit mereka. Penderita diabetes harus memperhatikan tips berikut untuk menghindari perkembangan kaki diabetik:

– Periksa kaki Anda secara teratur untuk melihat adanya luka atau cedera. Periksa juga perubahan warna pada kaki.
– Jaga agar kaki Anda tetap kering dan lembap.
– Jangan pernah mencoba merawat kapalan atau mata ikan Anda sendiri di rumah.

Dengan perawatan dan penanganan yang tepat, seseorang dapat dengan mudah mengelola kaki diabetik dan menghindari komplikasi apa pun. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar