Peran PAFI Boven Digoel dalam Memastikan Kualitas Layanan Farmasi untuk Masyarakat

Ilustrasi layanan farmasi. (Foto: Freepik)

Sukoharjonews.com – PAFI Kabupaten Boven Digoel, Provinsi Papua Selatan memiliki peran penting dalam memastikan para tenaga farmasi dapat memberikan layanan yang sesuai standar nasional PAFI, meskipun berada dalam keterbatasan.

Dalam upaya pelayanan kefarmasian, sejumlah upaya dilakukan Pafi Boven Digoel (pafibovendigoelkab.org). Antara lain peningkatan kompetensi tenaga farmasi dimana PAFI Boven Digoel mengadakan pelatihan bagi para anggota. Meskipun lokasi dan biaya yang kerap menjadi tantangan, PAFI Boven Digoel berupaya menghadirkan pelatihan yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan.

PAFI Boven Digoel juga melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah. Dalam menyediakan stok obat-obatan dan peningkatan kualitas layanan, PAFI Boven Digoel menjalin kerja sama dengan pemerintah daerah dan abdi negara seperti TNI. Melalui kerja sama ini, PAFI Poven Digoel selalu memastikan ketersediaan obat agar stok tidak kehabisan serta pengelolaan yang baik.

Selain itu, PAFI Boven Digoel juga melakukan edukasi kepada masyarakat. Salah satu program utama PAFI Boven Digoel adalah memberikan edukasi terkait dengan penggunaan obat yang benar kepada masyarakat. Karena wilayah Boven Digoel masih kurang teredukasi mengenai farmasi, oleh karena itu PAFI Boven Digoel hadir untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan obat yang tepat.

PAFI Boven Digoel berkomitmen untuk tidak hanya menyediakan obat-obatan, tetapi juga memastikan kualitas obat yang tersedia memenuhi standar keamanan. Melalui pengawasan secara berkala, PAFI Boven Digoel akan memastikan bahwa obat-obatan yang didistribusikan telah melewati proses pengawasan

Mengingat keterbatasan anggaran dan aksesibilitas, PAFI Boven Digoel memastikan obat-obat umum berkualitas tetap tersedia. Hal ini memberikan alternatif yang lebih terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, PAFI Boven Digoel juga menjaga ketersediaan obat dan melakukan pendataan obat secara berkala. (*)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar