Sukoharjonews.com – Jika kebersihan diri Anda terganggu, Anda bisa merasa gatal di bagian bawah. Kebersihan diri yang buruk bukanlah satu-satunya penyebab gatal pada rambut kemaluan. Hal ini mungkin disebabkan oleh faktor lain seperti luka akibat pisau cukur atau dermatitis kontak, sejenis eksim yang menyebabkan peradangan kulit saat Anda menyentuh zat tertentu.
Dikutip dari Healthshots, pada Jumat (26/7/2024), berikut penyebab rambut kemaluan Anda gatal:
1. Luka bajar akibat pisau cukur
Jika Anda baru saja mencukur area kemaluan, kulit terbakar akibat pisau cukur mungkin menjadi penyebab rasa gatal. Kulit terbakar akibat pisau cukur muncul sebagai ruam merah dengan bintik-bintik kecil yang mungkin terasa perih atau sensitif.
2. Dermatitis kontak
Baru mulai menggunakan produk baru yang bersentuhan dengan area genital Anda? Rasa gatal bisa jadi disebabkan oleh dermatitis kontak. Sabun, losion, dan barang-barang kebersihan dan perawatan kulit lainnya dapat menyebabkan dermatitis kontak atau iritasi kulit.
3. Tinea krusis
Tinea cruris, yang sering dikenal sebagai kurap selangkangan, adalah infeksi pada kulit kelamin, kemaluan, perineum, dan perianal yang disebabkan oleh jamur patogen yang disebut dermatofit, menurut penelitian yang dipublikasikan di StatPearls . Kurap selangkangan menyebabkan ruam yang sangat mengganggu dan memiliki tepi bersisik berwarna merah muda gelap atau kemerahan. Kondisi ini juga bisa sangat tidak nyaman.
4. Penyakit Psioriasis
Psoriasis adalah penyakit kulit autoimun yang tidak menular dan membandel yang ditandai dengan area kulit merah yang tebal dan menonjol dengan sisik berwarna keperakan. Bercak-bercak dapat terbentuk di bagian tubuh mana pun, tetapi paling sering terlihat di siku dan lutut, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Medicine . Bercak-bercak tersebut dapat menyebabkan iritasi, tidak menyenangkan, dan bahkan retak serta berdarah.
5. Infeksi jamur
Kandidiasis, yang sering dikenal sebagai infeksi jamur , disebabkan oleh pertumbuhan jamur yang berlebihan yang disebut kandida. Jamur kandida tumbuh subur di lingkungan yang hangat dan lembap, itulah sebabnya jamur ini biasanya ditemukan di lipatan kulit dan daerah vagina. Mengenakan pakaian ketat, tidak menjaga kebersihan dengan baik, dan tidak mengeringkan tubuh dengan benar setelah mandi dapat meningkatkan risiko.(cita septa)
Tinggalkan Komentar