Sukoharjonews.com – Jika lidah Anda berubah warna atau berlapis, itu pertanda ada yang tidak beres. Lapisan putih pada lidah, misalnya, bisa jadi akibat dehidrasi atau kebersihan gigi yang buruk, atau tanda infeksi jamur atau kondisi mulut lainnya.
Dikutip dari Healthfully, Selasa (17/12/2024) ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan lapisan putih pada lidah.
Dehidrasi
Tidak minum cukup cairan, mengonsumsi obat yang menyebabkan dehidrasi, minum terlalu banyak alkohol, atau bernapas terutama melalui mulut merupakan penyebab potensial mulut kering — dan lidah berwarna putih 1 . Mulut kering menyebabkan sel-sel mati dan bakteri terperangkap di antara benjolan kecil di permukaan lidah, sehingga menyebabkan lidah tampak putih. Untuk mengatasi masalah ini, minumlah banyak air, minum alkohol secukupnya, dan konsultasikan dengan dokter jika Anda menduga obat atau masalah pernapasan menyebabkan mulut kering.
Kebersihan Mulut yang Buruk
Bila mulut tidak dijaga kebersihannya, kotoran dapat menumpuk di lidah dan menyebabkan lidah tampak putih dan berlapis. Merokok juga dapat menyebabkan lidah menjadi teriritasi dan putih. Cegah hal ini dengan perawatan mulut yang rajin. Sikat gigi secara teratur, bersihkan seluruh mulut. Cobalah juga menyikat lidah dengan lembut menggunakan pembersih lidah — asalkan tidak menyebabkan rasa sakit atau pendarahan lebih lanjut. Menghindari produk tembakau juga penting untuk banyak bacaan, kesehatan mulut.
Sariawan
Lapisan putih pada lidah juga bisa menjadi tanda sariawan, pertumbuhan berlebih dari jamur alami — atau ragi. Meskipun ada banyak jenis jamur yang ditemukan di mulut, penyebab paling umum dari sariawan oral adalah Candida albicans. Infeksi ragi di mulut juga dapat menyebabkan iritasi, gatal dan kemerahan serta pendarahan di bawah bercak putih.
Sariawan lebih mungkin terjadi pada bayi, orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah atau pada orang yang baru saja mengonsumsi antibiotik, karena obat-obatan ini dapat membunuh bakteri baik yang membantu mengatur pertumbuhan jamur di mulut. Kasus sariawan ringan dapat sembuh dengan sendirinya, tetapi obat antijamur mungkin diperlukan untuk memperbaiki ketidakseimbangan ini.
Leukoplakia Mulut
Leukoplakia oral adalah bercak putih di mulut yang dapat memengaruhi lidah atau area lain. Bercak tersebut dapat berukuran kecil atau dapat melibatkan area yang luas di lidah. Tidak seperti lapisan putih yang disebabkan oleh sariawan, bercak leukoplakia tidak dapat digosok. Iritasi kronis pada mulut akibat gigi palsu yang tidak pas, mengunyah bagian dalam mulut, atau tembakau tanpa asap meningkatkan risiko kondisi ini.
Beberapa bentuk leukoplakia disebabkan oleh virus dan cenderung terjadi pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah. Kondisi ini biasanya memerlukan perawatan, dan jarang terjadi bercak ini dapat berubah menjadi kanker — jadi penting untuk memeriksakan bercak putih yang persisten ke dokter.
Lichen Planus
Lichen planus adalah penyakit yang dapat menyerang kulit, mulut, atau lidah. Jika menyerang lidah, penyakit ini dapat muncul sebagai pola bercak putih berenda atau ulkus dangkal. Penyebabnya tidak jelas, tetapi genetika, autoimunitas, efek samping obat, dan sensitivitas terhadap produk kebersihan mulut atau tambalan logam dapat dikaitkan dengan timbulnya kondisi ini. Penyebab yang mendasarinya perlu diidentifikasi untuk mengatasi atau mengobati penyakit ini. Pengobatan dapat melibatkan obat antijamur, jika terdapat infeksi jamur, atau steroid topikal.
Jika lidah Anda memiliki lapisan putih, dan peningkatan hidrasi dan kebersihan mulut tidak mengatasi gejala, temui dokter untuk pemeriksaan. Pemeriksaan medis sangat penting jika Anda merasakan nyeri dan ketidaknyamanan, luka terbuka atau pendarahan di mulut, atau jika Anda memiliki lapisan atau bercak putih di lidah yang tidak hilang dalam waktu 2 minggu. (mg-01/nano)
Tinggalkan Komentar