Penyebab Meningkatnya Keputihan yang Perlu Anda Waspadai!

Penyebab meningkatnya keputihan.(Foto: umsu)

Sukoharjonews.com – Keputihan, yaitu cairan yang keluar dari vagina, biasanya encer atau sedikit kental. Keputihan juga bisa sedikit berbau. Sementara sebagian orang mengalaminya setiap hari, sebagian lainnya mungkin tidak sering mengalaminya. Terkadang, cairan tersebut merupakan indikasi kesehatan dan kebersihan vagina. Jadi wajar saja jika wanita merasa khawatir jika mengalami keputihan yang banyak dan bertanya-tanya tentang penyebab keputihan dan apakah keputihan tersebut normal.


Dikutip dari Healthshots, pada Jumat (28/3/2025) ternyata ini penyebab keputihan yang perlu Anda waspadai:

Ovulasi
Di pertengahan siklus menstruasi (antara hari ke 10 dan 14), kadar estrogen mencapai puncaknya, dan menyebabkan peningkatan keputihan. Hal ini membuat serviks memproduksi lebih banyak lendir serviks, yang menjadi bening, licin, dan elastis.

Gairah Seksual
Saat Anda terangsang secara seksual, kelenjar Bartholin, yang terletak di dekat lubang vagina, menghasilkan cairan bening dan encer. Pelumas ini membantu mengurangi gesekan saat berhubungan seks. Serviks juga mengeluarkan lendir, sehingga meningkatkan keputihan.


Pengendalian Kelahiran
Kontrasepsi oral, alat kontrasepsi hormonal, atau terapi penggantian hormon dapat menyebabkan peningkatan keputihan. Dalam sebuah studi tahun 2022 yang diterbitkan dalam Contraception , partisipan mengalami peningkatan jumlah keputihan dalam beberapa bulan pertama setelah mulai menggunakan alat kontrasepsi. Hal ini terjadi karena kadar estrogen dan progesteron yang berfluktuasi.

Infeksi Jamur Vagina
Infeksi jamur vagina terjadi ketika Candida albicans, yang merupakan jenis jamur, tumbuh berlebihan di dalam vagina. Sering terjadi setelah mengonsumsi antibiotik, mengonsumsi banyak gula, stres, hamil, atau diabetes. Ini adalah beberapa faktor yang dapat mengganggu pH alami vagina, dan menyebabkan keluarnya cairan kental berwarna putih.


Vaginosis Bakterialis
Kondisi ini disebabkan oleh ketidakseimbangan bakteri vagina, di mana bakteri yang berbahaya tumbuh lebih banyak daripada bakteri baik atau laktobasilus. Anda bisa mengalami keputihan encer, berwarna abu-abu atau putih dengan bau amis yang kuat. Vaginosis bakterialis adalah penyebab paling umum keputihan abnormal, termasuk keputihan yang banyak.

Infeksi Menular Seksual
Infeksi menular seksual seperti gonore, klamidia, atau trikomoniasis dapat menyebabkan peningkatan keputihan akibat peradangan dan infeksi. Infeksi ini menyebar melalui hubungan seks tanpa pengaman, dan dapat menyebabkan keputihan berwarna kuning atau hijau dengan bau yang kuat.(cita septa)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *