Sukoharjonews.com – Bagi Ibu yang sedang hamil wajib berhati-hati agar kehamilannya tetap sehat dan aman. Anda perlu menghindari berbagai hal agar Anda dan janin bisa selalu sehat. Selama kehamilan, makanan yang dikonsumsi perlu lebih diperhatikan lagi. Jangan sampai tumbuh kembang janin terganggu karena pola makan yang salah.
Demi memberikan yang terbaik pada bayi dan kelancaran selama proses kehamilan, perlu mengetahui jenis makanan yang sebaiknya dihindari selama kehamilan. Melansir dari beberapa sumber melalui Healthnews, Minggu (29/1/2023) berikut makanan yang harus dihindari bagi Anda yang sedang hamil:
1. Ikan yang Bermerkuri Tinggi
Merkuri adalah logam berat yang terakumulasi dalam jaringan manusia dan tidak memiliki tingkat paparan yang aman . Ini beracun bagi sistem saraf, kekebalan tubuh, reproduksi, dan kardiovaskular, serta ginjal. Bayi dalam kandungan dan selama periode pascakelahiran sangat rentan terhadap efek toksik merkuri. Skor tes kognitif dan tingkat IQ yang lebih rendah telah diamati pada anak-anak dengan paparan merkuri.
Sumber merkuri tertinggi dalam makanan yang harus dihindari adalah ikan predator besar: hiu, ikan todak, king mackerel, tilefish, tuna, marlin dan orange roughy. Pilihan makanan laut rendah merkuri yang kaya akan asam lemak omega-3 penting untuk perkembangan otak bayi antara lain ikan sarden, herring, salmon, ikan teri, dan tiram.
2. Alkohol
Menurut CDC, tidak diketahui jumlah alkohol yang aman selama kehamilan. Alkohol, dalam bentuk apa pun, sampai ke bayi melalui tali pusar. Asupan alkohol selama kehamilan dapat menyebabkan daftar panjang kondisi kesehatan yang tidak dapat diubah seperti kelainan bentuk wajah, kemampuan kognitif, masalah penglihatan atau pendengaran, dan banyak lagi.
3. Kafein
Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar wanita hamil dapat dengan aman mengonsumsi 200 mg kafein setiap hari , yang setara dengan sekitar 16 ons kopi, atau 2 cangkir. Pastikan untuk mengawasi asupan Anda. Asupan kafein ibu yang berlebihan meningkatkan risiko berat badan lahir rendah yang dapat meningkatkan risiko penyakit kronis anak seiring bertambahnya usia. Penasaran dengan alternatif kafein? Lihat artikel ini untuk mendapatkan ide.
4. Sushi & Makanan Laut Mentah
Ikan dan makanan laut mentah berpotensi mengandung parasit dan bakteri . Cara yang lebih aman untuk mengonsumsi ikan mentah adalah ikan beku komersial yang telah dibekukan hingga –4 hingga 0 derajat Fahrenheit. Meskipun Inggris saat ini tidak menyarankan wanita hamil untuk mengonsumsi ikan mentah, AS, Kanada, Prancis, dan negara lain melakukannya.
5. Telur Mentah atau Setengah Matang
Telur mentah adalah sumber utama keracunan bakteri Salmonella. Meskipun jarang, sepsis intrauterin dapat terjadi. Telur yang membawa risiko salmonella lebih tinggi adalah yang berasal dari ayam pekarangan, pasar petani, atau yang tidak dipasteurisasi.
Produk makanan yang disiapkan secara komersial yang dibuat dengan telur mentah seperti mayones, saus salad, es krim, dan adonan kue paling sering dibuat dengan telur yang dipasteurisasi, yang merupakan pilihan yang lebih aman daripada makanan mentah yang disiapkan di rumah yang terbuat dari telur yang tidak dipasteurisasi.
Bagi Anda yang sedang hamil, Anda harus memperhatikan asupan makanan Anda. Beberapa penjelasan makanan diatas, dapat Anda hindari saat Anda sedang hamil. (cita septa/mg)
Tinggalkan Komentar