Pengiriman Smartphone Indonesia Turun 21%, Oppo Masih Terlaris

Sukoharjonews.com – Pasar smartphone Indonesia sedang melalui periode yang sangat menarik. Menurut Counterpoint’s Monthly Indonesia Smartphone Channel Share Tracker, pengapalan smartphone di Tanah Air turun 21% year-on-year pada kuartal ketiga 2022. Namun, meski turun 21%, Oppo mempertahankan kepemimpinan dan tingkat pertumbuhannya di pasar smartphone Indonesia.

Dikutip dari Gizmochina, Kamis (17/11/2022), pabrikan smartphone China melanjutkan pertumbuhannya di Indonesia. Hasil yang mengecewakan di Indonesia disebabkan oleh kondisi ekonomi makro dan masalah mata uang. Dampak dari kondisi ekonomi ini telah berkurang selama penguncian corona tahun lalu, dan pasar mengalami pertumbuhan yang signifikan. Namun, saat pembatasan dicabut, pengiriman turun lagi.

Saat kami melihat laporannya, terlihat ada penurunan pengiriman, terutama model yang terjangkau. Ada penurunan 38% dalam pengiriman ponsel dengan harga USD150 ke bawah. Situasinya tidak jauh berbeda ketika melihat kisaran harga USD150-$249. Kenaikan hanya ada di segmen ponsel premium.

Pada Q3 2022, Samsung dan Oppo memimpin segmen USD500-USD699 dengan pangsa 63%. Dan terakhir, Apple dan Samsung adalah pemimpin pasar ponsel dengan harga USD700 ke atas sebesar 19%. Mengomentari dinamika kisaran harga, Analis Senior Febriman Abdillah mengatakan:

“Segmen harga USD500-USD699 dapat menjadi pasar yang menarik mengingat pertumbuhannya yang tinggi di masa ekonomi yang bergejolak. Di Indonesia, OEM menawarkan spesifikasi seperti RAM 8-12GB, ROM 256, kapasitas baterai 4000-6000mAh, dan kemampuan 5G. Spesifikasi sesuai permintaan ini dapat membantu dalam penargetan konsumen yang lebih baik.”

Pasar smartphone 5G di Indonesia mencapai 25% pada kuartal ketiga 2022. Pengiriman smartphone 5G meningkat 42% year-on-year. Pertumbuhan sebagian besar didorong oleh model seharga USD250-349. Terutama model seperti seri Galaxy A33, seri M33 dan Vivo Y75 memiliki pengaruh besar pada kenaikan ini. (nano)

Nano Sumarno:
Tinggalkan Komentar