Pengadaan Mebeler Ruang Paripurna DPRD Selesai, Pindahan Akhir Desember

TP4D Kejari Sukoharjo saat melakukan monitoring dan evaluasi pengadaan mebeler ruang paripurna Gedung DPRD di Kelurahan mandan, Jumat (8/11).

Sukoharjonews.com (Sukoharjo) – Pengadaan mebeler untuk ruang paripurna DPRD baru di Kelurahan Mandan telah selesai. Saat ini tinggal dilakukan finishing dan pembersihan di lokasi. Pengadaan mebeler tersebut selesai lebih awal karena masa kontrak masih 20 November mendatang. Hal itu diketahui saat Tim Pengawal dan Pengamanan Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejari Sukoharjo melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke lokasi, Jumat (8/11).


“Secara umum pengadaan mebeler di ruang paripurna DPRD yang baru ini berjalan lancar sesuai perencanaan. Apalagi pengadaan dilakukan melalui mekanisme e-catalog,” jelas Ketua TP4D Kejari Sukoharjo, Yoanes Kardinto.

Dia mengaku, proyek pengadaan mebeler ruang rapat paripurna tersebut merupakan salah satu proyek yang didampingi oleh TP4D Kejari. Menurutnya, pengadaan mebeler tersebut sudah sesuai dengan rencana Anggaran Biaya (RAB). Yoanes juga mengatakan, dalam monev tersebut TP4D sempat menyoroti podium yang dinilai terlalu tinggi. Namun, ketinggian podium tersebut ternyata sesuai dengan RAB. Nantinya, ketinggian podium tersebut bisa dilakukan setelah proses selesai.

Terkait pengadaan mebeler ruang rapat paripurna, Sekretaris DPRD Sukoharjo, Basuki Budi Santoso mengatakan, anggaran pengadaan mebeler tersebut sebesar Rp2,4 miliar. Namun, dari jumlah itu, mebeler yang dilelangkan hanya senilai Rp1,160 miliar. Sedangkan untuk mebeler senilai Rp1,150 miliar menggunakan sistem e-catalog. Mebeler yang dilelangkan berupa meja dan interior, sedangkan mebeler e-catalog untuk kursi.

Disinggung soal rencana proses pindahan, Basuki mengaku kemungkinan baru akan dilakukan akhir Desember mendatang. Pasalnya, saat ini DPRD tengah memiliki banyak agenda, yakni pembahasan RAPBD 2020. Awal Desember nanti DPRD juga mulai membahas Raperda Non APBD. “Akhir Desember kemungkinan baru mulai memindahkan inventaris. Kalau resminya mungkin baru di Januari 2020,” ujarnya. (erlano putra)


Erlano Putra:
Tinggalkan Komentar