Pemprov Jateng Klaim Lahan Kritis Berkurang, Ini Upaya yang Dilakukan untuk Pemulihan

banner 468x60
Ilustrasi. (Foto: UGM)

Sukoharjonews.com (Semarang) – Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, jumlah lahan kritis di wilayah Jawa Tengah berkurang, mencapai 75 ribu hektare. Pemulihan lahan kritis tersebut terus dilakukan melalui program perhutanan sosial.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Jawa Tengah, Widi Hartanto. Menurut Widi, data lahan kritis di Jawa Tengah pada 2022 hingga 2024 sejumlah 392 ribu hektare. Kini, lahan itu berkurang menjadi total 317.629 hektare.

Dia mendorong agar terus dilakukan pemulihan lahan kritis tersebut, melalui program perhutanan sosial. “Sudah ada penurunan yang cukup signifikan, terkait dengan luasan lahan kritis yang ada di Jawa Tengah,” ujar Widi, dikutip dari laman Pemprov Jateng, Kamis(18/12/2025).

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno menambahkan, kosep perhutanan sosial diharapkan selain memberikan dampak terhadap sosial ekonomi masyarakat sekitar, juga tetap menjaga kawasan hutan sebagaimana fungsinya.

“Konsep perhutanan sosial ini tidak mengabaikan fungsi kawasan hutan,” kata sekda.

Karenanya, pemulihan lahan kritis khususnya melalui konsep program perhutanan sosial perlu pendampingan penuh, supaya kondisi hutan masih terjaga sebagaimana fungsinya. Dengan begitu, hutan tetap menjadi penjaga ekosistem alam.

Sumarno mendorong pendampingan penuh dengan skema perhitungan yang tepat. Di antaranya, 50% pemanfaatan perhutanan sosial dengan tanaman keras, 30% tanaman keras buah-buahan, dan 20% tanaman semusim.

“Dengan konsep ini fungsi hutan ini akan menjadi lebih pulih dan punya dampak ekonomi kepada masyarakat sekitar. Mudah-mudahan dengan konsep ini pelestarian hutan di Jawa Tengah akan terjaga dengan baik,” tambahnya. (nano)


How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating 5 / 5. Vote count: 1

No votes so far! Be the first to rate this post.

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *